Pemkot Tangerang Ingatkan Pusat Perbelanjaan Wajib Batasi Jumlah Pengunjung

Pemkot Tangerang Ingatkan Pusat Perbelanjaan Wajib Batasi Jumlah Pengunjung
PERISTIWA | 6 Juli 2020 11:27 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, menegaskan seluruh pusat perbelanjaan yang diizinkan beroperasi pada masa PSBB tahap kelima harus mengikuti aturan pencegahan penularan Covid-19. Salah satunya, jumlah pengunjung dibatasi minimal 50 persen dari kapasitas seharusnya.

"Aturan ini berlaku untuk seluruh pusat perbelanjaan. Selain itu harus ada juga Tim Gugus Tugas Covid-19 yang akan terus mengawasi dan mengingatkan pengunjung untuk tidak berkerumun dan selalu memakai masker," ujar Arief di Tangerang, Banten. Demikian dikutip dari Antara, Senin (6/7).

Terkait pembatasan jumlah pengunjung, Pemkot Tangerang meluncurkan fitur Aman Bersama yang tersedia di Aplikasi Tangerang LIVE. Dalam fitur Aman Bersama, masyarakat hanya tinggal check in dengan cara pindai kode QR yang tersedia di pusat perbelanjaan.

"Ini sudah dipakai. Kita berikan, mereka tinggal terapkan. Jadi tahu berapa banyak kapasitas pengunjung yang ada di dalam," jelasnya.

Adapun tata cara pengunjung untuk berbelanja di toko maupun mal pada masa PSBB, pertama pengunjung diminta untuk masuk ke aplikasi atau website Tangerang LIVE kemudian klik fitur Aman Bersama.

Setelah itu, lakukan pindai kode QR serta melengkapi data diri seperti nama, nomor telepon, alamat email, dan seterusnya. Sedangkan untuk pengguna ponsel berbasis iOS bisa mengakses ke situs https://amanbersama.tangerangkota.go.id/, lalu masukkan kode toko/mal serta melengkapi data diri.

Setelah proses check in berhasil, pengunjung dapat memasuki area pintu masuk mal dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan. Terakhir, saat pulang nanti, pelanggan juga diminta untuk menunjukan kode QR dan melakukan proses check out.

Sementara itu dalam pantauan yang dilakukannya pada akhir pekan di beberapa pusat perbelanjaan, protokol kesehatan telah diterapkan oleh pengelola.

"Dari mulai antre parkir sampai di dalam sudah dibatasi pengunjungnya. Sarana protokol kesehatannya juga sudah lengkap," katanya. (mdk/lia)

Baca juga:
Temanggung Izinkan Tempat Wisata Dibuka, Kecuali Rekreasi Air
Pelaksanaan Kebaktian Pertama di GPIB Effatha
6 Potret Protokol Kesehatan di Kawasan Malioboro, Foto Selfie Juga Harus Antre
Menengok Kawasan Wisata Grojogan Sewu Saat New Normal, Jumlah Pengunjung Dibatasi
Gelar Ibadah Minggu, Gereja di Palu Atur Jarak Duduk Jemaat
LTMPT Wanti-Wanti Peserta UTBK Patuhi Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami