Pemkot Tangerang Mulai Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 untuk PKL dan UKM

Pemkot Tangerang Mulai Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 untuk PKL dan UKM
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia. ©2021 Liputan6.com/Faizal Fanani
PERISTIWA | 25 Mei 2021 14:12 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Pemkot Tangerang mulai memprioritaskan vaksinasi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang. Sebelumnya, layanan vaksinasi gratis di wilayah Kota Tangerang difokuskan kepada lanjut usia mulai usia 50, 55 dan 60 tahun.

"Kita baru mulai prioritas UMKM, hal ini ditujukan karena Pemkot Tangerang, sudah melakukan vaksinasi manula ini dari usia 60 turun ke usia 55 turun ke 50," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah ditemui Selasa (25/5).

Dia menegaskan, pemberian vaksinasi kepada pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) ditujukan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang ada di kota Tangerang.

"Kita melihat bahwa salah satu tujuan orang datang ke Tangerang, banyak yang melakukan interaksi ekonomi, maka kemaren kita ambil langkah untuk melakukan vaksinasi UMKM dan PKL, kemaren kita minta lakukan pendataan, melibatkan Lurah bekerjasama dengan RT dan RW serta kader Puskesmas," jelasnya.

Dalam pemberian vaksinasi gratis tersebut, Arief mengakui adanya penerima vaksin di luar target sasaran (salah sasaran). Hal itu, sebab penerima vaksin yang didaftarkan oleh anggota keluarganya atau berdomisili usaha di luar Kota Tangerang.

"Hasil sampling pagi ini ada sebagian kecil yang saya rasa belum pas sasarannya, ada keluarganya yang dimasukin. Ada juga yang usaha di Gading Serpong rumah di Jakarta Barat. Ini karena the power of sosmed, karena kemaren bikin meme diliat cuma UMKM doang akhirnya dia daftar, ikut," ungkapnya.

Untuk itu, Pemkot Tangerang melakukan pemantapan kembali ke Camat, Lurah agar bisa melakukan screening. Tujuannya yang diprioritaskan bagi pelaku UMKM dan PKL benar-benar tepat sasaran.

"Supaya mereka aman dan enggak jadi carrier. Kalau ada orang belanja misal dia OTG nanti kalau dia terpapar jadi carrier, maka menular ke rumah dan pembeli yang lain, makanya kita prioritaskan , jadi temen temen di wilayah sudah disweeping semoga ke depan bisa dioptimalkan," tutup Arief. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami