Pemprov DKI Gandeng KNKT Audit Rentetan Kecelakan Bus TransJakarta

Pemprov DKI Gandeng KNKT Audit Rentetan Kecelakan Bus TransJakarta
Bus Transjakarta Oleng ke Kiri Tabrak Separator di Depan Ratu Plaza. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 3 Desember 2021 16:51 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengaudit secara menyeluruh terhadap PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta yang terlibat rentetan kecelakaan lalu lintas. Audit menyeluruh keselamatan operasional tersebut meliputi armada TransJakarta hingga menyangkut awak atau sopir bus yang mengendalikan kemudi transportasi massal tersebut.

"Akan dilakukan audit menyeluruh soal keselamatan operasi. Dalam proses audit ini rencananya TransJakarta bekerjasama dengan KNKT," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembina BUMD DKI Riyadi di Jakarta dilansir Antara, Jumat (3/12).

Menurut dia, KNKT merupakan lembaga yang memiliki kompetensi dalam menilai keselamatan transportasi. Sementara itu, terkait perombakan direksi, Riyadi belum banyak berkomentar terkait hak tersebut karena masih fokus rencana audit menyeluruh.

"Diaudit dulu keselamatan operasinya mau dicek. Kami belum tahu, namanya kecelakaan. Kami belum bisa salahkan siapa, kesalahan teknis atau manusia, jadi belum tahu, tidak bisa langsung begitu (rombak direksi)," ucapnya.

Selama kurun waktu 40 hari, sudah ada lima kali kecelakaan lalu lintas yang menimpa bus TransJakarta. Kecelakaan yang menjadi perhatian publik, antara lain tabrakan di Cawang, Jakarta Timur hingga menewaskan dua orang, yaitu sopir dan penumpang.

Selain di Cawang, armada TransJakarta terlibat kecelakaan tunggal di Senen Jakarta Pusat, Gandaria Jakarta Selatan, kemudian menabrak pos kepolisian di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC) pada Kamis kemarin, dan di depan Ratu Plaza Jalan Sudirman Jakarta pada Jumat ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Laka Lantas Polda Metro Jaya Komisaris Eko Setio Budi menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kecelakaan tersebut.

"Sopirnya kurang konsentrasi dalam mengemudi, alias meleng, sehingga terjadi 'off control'. Separator saja yang rusak, tidak ada korban jiwa," kata Eko saat dikonfirmasi Antara.

Eko menjelaskan bahwa penyebab kecelakaan tersebut adalah sopir kurang berkonsentrasi dalam mengemudi, sehingga bus keluar jalur dan menghantam beton separator TransJakarta.

Baca juga:
Pemprov DKI: Ada Indikasi Kinerja Direksi TransJakarta Tidak Optimal
Pengakuan Sopir TransJakarta soal Penyebab Bus Tabrak Pos Polisi PGC
Kondisi Bus Transjakarta Tabrak Separator di Depan Ratu Plaza
Bus Transjakarta Oleng ke Kiri Tabrak Separator di Depan Ratu Plaza
DPRD DKI Panggil Transjakarta Terkait Kecelakaan yang Hancurkan Pospol di PGC

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami