Pemprov DKI Jakarta Kirim 65 Petugas Bantu Penanganan Karhutla

PERISTIWA | 17 September 2019 10:28 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengirimkan 65 petugas untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan. Tim ini dilepas langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (17/9) pagi.

Anies menyampaikan, para petugas ini akan bertugas di lokasi-lokasi terjadinya karhutla. Sebanyak 65 petugas ini berasal dari sejumlah instansi seperti Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, BPBD, Tagana Dinas Sosial dan relawan.

"Mereka ditugaskan berangkat ke sana dan mereka nanti selama di penempatan akan di bawah kendali BNPB. Jadi kita mengirimkan mereka berkoordinasi dengan BNPB. Selama ini kita berkoordinasi dengan mereka. Ini wujud dari kepedulian masyarakat Jakarta atas musibah kebakaran yang dialami saudara-saudara kita di Sumatera maupun di Kalimantan," jelasnya.

©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Tim 65 orang ini merupakan gelombang pertama dan akan bertugas selama 10 hari. Tak menutup kemungkinan akan ada pengiriman tim gelombang kedua dan seterusnya.

"Jadi ini tim pertama yang kita berangkatkan tapi kita siap untuk mengirimkan lebih banyak karena secara kesiapan kita siap untuk bertugas di sana. Jadi kita (berangkatkan) dulu 10 (hari). Satu (tim) ini 65 orang sesudah itu nanti kita lihat kebutuhannya seperti apa," kata Anies.

Pihaknya menetapkan durasi penugasan 10 hari ini demi kesehatan para petugas agar tetap terjaga. Menurutnya kondisi yang akan dihadapi ialah terpapar asap 24 jam sehingga kesehatan para petugas juga harus tetap terjaga.

"Jadi bukan sesuatu yang sederhana. Jadi penugasan 10 hari nanti kita kirim lagi kalau diperlukan," ujarnya.

©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Mengenai tujuan tim gelombang pertama ini, Anies mengatakan sesuai hasil koordinasi dengan BNPB. Saat ini masih menunggu kesiapan operasional bandara di daerah tujuan apakah tim akan diberangkatkan ke Riau atau Kalimantan Tengah.

"Kemungkinan besar yang pertama ini ke Riau hari ini. Kemudian bukan tidak mungkin sebagian akan dikirimkan ke Kalimantan Tengah. Tapi arahan pertama adalah ke Riau. Nanti bisa dipecah sebagian ke Riau sebagian ke Kalimantan. Sesudahnya kita bisa kirim lebih banyak lagi dan ke Jambi juga," jelasnya.

"Mudah-mudahan asap bisa segera hilang. Api bisa segera padam dan saudara-saudara kita di Sumatera dan Kalimantan bisa kembali menghirup udara segar seperti semula," pungkasnya.

Baca juga:
Kabut Asap Makin Buruk, Kemensos Siapkan 15 Safe House di Riau
30 Persen Penerbangan Dibatalkan Imbas Kebakaran Hutan dan Lahan
Hutan Gunung Ile Mandiri Flores Timur Terbakar Sejak Senin Siang
Wiranto Tanggapi Karhutla: Tanggung Jawab Daerah, Jangan Bergantung pada Pusat
Kegeraman Jokowi Saat Kebakaran Hutan dan Lahan Tak Bisa Diatasi Cepat

(mdk/ray)