Pemprov Jambi Gratiskan Biaya Rumah Sakit Warganya yang Menderita ISPA

PERISTIWA | 23 September 2019 17:48 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Pemerintah telah melakukan beberapa cara untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi disejumlah wilayah Indonesia. Dari kejadian ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 919.516 orang yang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Asisten Pemerintah Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jambi, Apani Saharudin mengiyakan adanya korban ISPA di wilayahnya. Namun, ia tak mengetahui jumlah pasti korban ISPA.

"‎Sampai saat ini korban ISPA detailnya saya nggak hafal, tapi ada beberapa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, kota, karena tiga kabupaten inilah memiliki dampak besar terhadap kebakaran ini, dan juga konsentrasi penduduk sesungguhnya di kota Jambi, walau hotspot nggak ada di Jambi, tapi itu Muaro Jambi, Kabupaten Tanjung Timur, Batang Hari ada di sekeliling dekat kota Jambi," katanya dalam acara Forum Merdeka Barat 9, di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Senin (23/9).

Oleh karena itu, dia menambahkan, pihaknya menggratiskan biaya pengobatan bagi warganya yang menjadi korban ISPA.

"Pemerintah Provinsi Jambi beri imbauan ke para Bupati, Wali Kota, untuk mengimbau para bupati tempat pelayanan kesehatan, terutama milik pemerintah kalau swasta agak sulit kita untuk mengatur, rumah sakit milik pemerintah, Puskesmas atau RSUD untuk membebaskan biaya terhadap warga kita yang mungkin menderita sakit dampak dari asap," ujar Apani.

Sebelumnya diberitakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan ada 919.516 orang yang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jumlah itu tersebar di enam provinsi, yaitu Riau, Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Totalnya 900 ribu, total penderita ISPA yang catatan Kemenkes. Ini catatan Kementerian Kesehatan, kemudian kita sajikan," kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/9).

Secara rinci, Agus memaparkan sebanyak 275.793 orang penderita ISPA berada di Riau, 63.554 orang di Jambi, 291.807 orang di Sumatra Selatan, 180.695 orang di Kalbar, 40.374 orang di Kalsel, dan 67.293 orang di Kalteng.

Baca juga:
Terlibat Kasus Karhutla, Direktur PT HBL Dikenakan Pasal Berlapis
Bos Bappenas Sebut Potensi Kebakaran Hutan di Ibu Kota Baru Masih Kecil
Kepala BNPB Sebut Karhutla Sulit Diatasi, Ini Penyebabnya
Cerita Kakek Apendi, Jadi Tersangka Karhutla Usai Bakar Jerami di Lahan 5x2 Meter
Polri Tetapkan 296 Orang dan 9 Korporasi Tersangka Karhutla
BNPB Sebut Hanya Hujan yang Bisa Padamkan Karhutla
BNPB Sayangkan Banyak Satgas Karhutla Gunakan Peralatan di Bawah Standar

(mdk/fik)