Pemprov Papua Minta Masyarakat Tak Menyeberang ke Perbatasan Papua Nugini

Pemprov Papua Minta Masyarakat Tak Menyeberang ke Perbatasan Papua Nugini
Papua Nugini. ©2014 Merdeka.com
PERISTIWA | 16 April 2021 01:05 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta masyarakat di wilayahnya untuk sementara waktu ini tidak menyeberang ke perbatasan RI dan Papua Nugini, terkait tinggi kasus infeksi virus corona jenis baru di negara tetangga itu.

"Perbatasan RI-PNG kini sudah kami tutup, namun pasti ada yang menyeberang, sehingga diminta untuk sementara waktu ini tinggal di tempatnya masing-masing," kata Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal di Jayapura, seperti dilansir Antara, Kamis (15/4).

Menurut Klemen, larangan ini dilakukan mengingat tingginya kasus penyebaran Covid-19 di Papua Nugini. "Masyarakat harus menjaga diri sendiri agar dapat menjaga orang lain di tengah pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

Dia menjelaskan larangan untuk menyeberang ini juga sudah dirapatkan dalam penerapan atau tindak lanjut dari instruksi pemerintah mengenai larangan mudik. Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mewaspadai tingginya jumlah kasus terpapar Covid-19 di negara tetangga Papua Nugini (PNG).

"Kami minta masyarakat Papua agar tidak sering menyeberang ke Papua Nugini (PNG) karena kasusnya sangat tinggi," katanya.

Menkes berharap jenis virus Covid di Papua Nugini tidak termasuk jenis yang ganas. "Hal ini perlu diingatkan oleh Pemprov Papua bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan antara RI dan PNG," ujarnya.

Pasalnya, di awal sudah diketahui bahwa Covid-19 di Papua berasal dari luar wilayah Bumi Cenderawasih, yakni Bogor dan Gowa, Makassar. "Di mana seharusnya Papua tidak kena, akhirnya jadi kena atau ada warga yang terpapar," katanya. (mdk/eko)

Baca juga:
Kisah Ibu di Bali Positif Covid-19 Meninggal Usai Melahirkan Secara Caesar
Menhub Budi Dorong Pelaku Industri Penerbangan Lakukan ini Bertahan di Tengah Pandemi
DKI Jakarta Catatkan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 15 April
Data 15 April: Tambah 6.177, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia jadi 1.589.359
258 Pasien Covid-19 Dirawat di RSKI Galang
Satgas Minta Warga Mudik Sebelum 6 Mei 2021 Waspada Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami