Pemprov Papua Sebut Menkes Jamin Stok Vaksin Covid-19 Aman Jelang PON

Pemprov Papua Sebut Menkes Jamin Stok Vaksin Covid-19 Aman Jelang PON
Plt Kadispora Papua Alexander Kapisa. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 19 April 2021 20:02 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Alexander Kapisa mengatakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah menjamin bahwa ketersediaan vaksin Covid-19 aman menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) digelar pada 2-15 Oktober mendatang. Alex menyebut, hal itu disampaikan Menkes Budi saat melakukan kunjungan ke Jayapura pada pekan lalu.

"Kemarin kami dapat kunjungan Menkes dan sudah dilaporkan juga bahwa beliau akan mendukung vaksinasi di sekitar venue," ungkap Alex saat dihubungi dari Jakarta, Senin (19/4).

"Pak Menkes juga bilang bahwa stok vaksin aman karena itu arahan pak presiden juga," sambung dia.

Dalam rapat terbatas persiapan penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI di Istana Merdeka, Jakarta, Maret lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Papua menjadi penting sebagai upaya pemerintah menjaga keamaan dan keselamatan atlet selama event berlangsung.

Alex menambahkan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang juga siap untuk melakukan vaksinasi massal terutama bagi masyarakat yang ada di sekitar venue pertandingan PON.

Dia berharap vaksinasi Covid-19 bagi para atlet, ofisial, perangkat pendukung, serta masyarakat di sekitar venue bisa rampung pada September.

"Kalau target ya jelas harus selesai sebelum PON. Harus selesai pada September,” ujar Alex.

Laju vaksinasi Covid-19 di Indonesia melambat karena keterbatasan suplai vaksin dari negara-negara produsen. Untuk di Papua sendiri, stok vaksin diprioritaskan bagi lansia terlebih dahulu.

Kondisi terbatas suplai vaksin juga dipengaruhi oleh lonjakan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa negara produsen di Eropa dan Asia sehingga mereka menerapkan kebijakan untuk tidak mengeluarkan vaksin yang diproduksi di negaranya.

Namun sebagai antisipasi kebijakan embargo atau larangan pengiriman dari negara-negara produsen, pemerintah berencana menambah pasokan vaksin dengan memesan lagi sebanyak 90 hingga 100 juta vaksin Sinovac. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menuntaskan program vaksinasi rampung pada 2021. Dikutip Antara. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami