Pemprov Sulsel Libatkan RS hingga Kampus Habiskan 600 Ribu Vaksin di Akhir Tahun

Pemprov Sulsel Libatkan RS hingga Kampus Habiskan 600 Ribu Vaksin di Akhir Tahun
vaksin. ©2020 Merdeka.com/freepik
NEWS | 3 Desember 2021 11:14 Reporter : Ihwan Fajar

Merdeka.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman mendorong bupati dan wali kota untuk menggenjot vaksinasi Covid-19 kepada warga. Apalagi, Sulsel memiliki 600 ribu stok sisa vaksin Covid-19.

Andi Sudirman mengatakan program vaksinasi harus rampung sebelum akhir tahun. Apalagi, jelang adanya momen natal dan tahun baru.

"Kita harus mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 menghadapi momen Natal dan Tahun Baru. Untuk itu perlu digenjot vaksinasi dengan menghabiskan stok vaksin yang ada," ujarnya saat rapat dengan bupati dan wali kota di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (3/12).

Andi Sudirman mengaku saat ini ada 600 ribu stok vaksin yang ada di Sulsel. Ia juga meminta kepada sejumlah pihak untuk membantu program vaksinasi.

"Kita akan melibatkan seribu Nakes dari tujuh rumah sakit, termasuk dari kampus, instansi vertikal dan rumah sakit swasta untuk semua bantu vaksinasi," kata dia.

Andi Sudirman menyebut ada lima kabupaten yang tingkat vaksinasinya masih rendah. Untuk itu, pihaknya akan fokus vaksinasi di lima kabupaten yakni Jeneponto, Luwu Utara, Bone, Sinjai, dan Bantaeng.

"Kami minta (seluruh stakeholder) kita sasar lima daerah terbawah. Jadi tidak ada lagi kuota, semua sama yang penting kita habiskan stok," tegasnya.

Rencananya, kata Plt Gubernur, pelaksanaan vaksinasi di lima daerah terbawah ini akan mulai dilaksanakan pada Sabtu pekan ini hingga selama tujuh hari ke depan. Dengan begitu, Andi Sudirman meminta kepada Dinas Kesehatan, Kodam XIV Hasanuddin , dan Polda Sulsel, serta BIN Sulsel untuk bersinergi melaksanakan vaksinasi.

"Kita harus berusaha meskipun agak susah, dari 48 persen capaian vaksinasi ke 70 persen target capaian. Tapi kita targetkan menghabiskan 600 ribu stok vaksin di lima daerah terbawah, ucapnya.

Baca juga:
5,5 Juta Tambahan Dosis Vaksin Tiba, Kemenkes Minta Daerah Percepat Vaksinasi
BIN Gelar Vaksinasi Covid-19 Sasar Santri dan Pelajar di Pelosok Jabar
46,88 Persen Penduduk Sudah Divaksin Dosis Lengkap per 2 Desember 2021
Komnas KIPI Investigasi Kasus Warga di Malang Alami Kebutaan Sehari Setelah Divaksin
Warga Malang Buta Usai Divaksin AstraZeneca, Sebelumnya Normal Tak Punya Penyakit

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami