Pemulangan WNI Mantan ISIS, BNPT Tunggu Keputusan Pemerintah

PERISTIWA | 21 November 2019 10:59 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) masih menunggu keputusan pemerintah untuk melakukan repatriasi atau pemulangan warga negara Indonesia mantan kombatan ISIS yang berada di Suriah. Sebab pemerintah belum mencapai keputusan terkait pemulangan para WNI mantan kombatan dan simpatisan ISIS di Suriah.

"Masalahnya, memang belum ada keputusan nasional untuk pemulangan. Semua persiapan belum bisa dilakukan karena belum ada putusan nasional," kata Deputi Bidang Kerjasama Internasional BNPT, Andhika Chrisnayudhanto seperti dilansir dari Antara, Kamis (21/11).

Dia menjelaskan, pihaknya telah memiliki alat untuk menerima kepulangan FTF asal Indonesia berupa undang-undang dan program-program deradikalisasi.

"Kita baru bisa bergerak apabila sudah ada keputusan nasional," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah WNI yang bertolak ke Suriah sebagai simpatisan atau kombatan ISIS telah menyatakan ingin kembali ke tanah air usai kekalahan kelompok radikal bersenjata itu.

Berdasarkan penelusuran BNPT pada bulan Juli lalu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, tidak sedikit anak-anak WNI, yang sebelumnya dibawa ke Suriah, menyatakan keinginan untuk kembali ke Indonesia.

Ada pula perempuan WNI yang pergi bersama suami dan anak-anaknya ke Suriah dan menjadi bagian dari ISIS, namun dalam perjalanan, sang suami meninggal dunia dan perempuan WNI tersebut kemudian menikah dengan kombatan ISIS dan memiliki anak.

Hal tersebut menimbulkan persoalan lain terkait anak-anak hasil perkawinan WNI dengan kombatan ISIS dan apakah mereka akan dibawa ke tanah air atau tidak.

Baca juga:
Pengalaman Pahit Satu Keluarga Termakan Bujuk Rayu Kelompok ISIS
Buruh Migran Perempuan Asal Indonesia Jadi Target Perekrutan ISIS
Kementerian Luar Negeri Belum Pastikan Pemulangan WNI Anggota ISIS
Buntut Penangkapan Anggota JAD di Bali, Polisi Perketat Keamanan Lokasi Wisata
Geledah Indekos Mahasiswa Terduga Terafiliasi ISIS, Densus 88 Amankan Pisau dan Gotri
Ini Sosok dan Latar Belakang Pelaku Penyerangan Wiranto

(mdk/fik)