Penajam Paser Utara Rusuh, Pemindahan Ibu Kota Tetap Jalan Terus

PERISTIWA | 18 Oktober 2019 22:22 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah akan terus fokus lakukan pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur. Walaupun ada konflik yang membuat ratusan keluarga mengungsi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Jadi bagi kita ibu kota kita jalan terus. Tentunya kita selalu memperhatikan hal-hal seperti tadi, meskipun hal kemarin itu kriminal biasa," kata Bambang di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (18/10).

Menurut Bambang konflik di wilayah tersebut adalah perkelahian antar remaja tidak puas. Dia menjelaskan penegakan hukum akan membuat konflik terkendali.

"Harusnya hal seperti kemarin bisa dihindarkan," kata Bambang.

Diketahui sebelumnya, aksi demo yang dilakukan warga kawasan pelabuhan penyeberangan di Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, bermula dari kekesalan seorang pemuda terhadap Rn (18), Ca (19). Pemuda itu kemudian menantang korban bertemu di pantai Nipahnipah.

Setelah bertemu, kedua korban dikeroyok habis-habisan oleh tiga orang. Tak hanya itu mereka juga menikam korban. Hingga akhirnya menewaskan satu orang berinisial Ca.

Usai melakukan penikaman, tiga pelaku kabur ke Balikpapan. Polisi langsung bergerak cepat. Tak berselang lama Tiga terduga pelaku pengeroyokan dan penikaman akhirnya berhasil ditangkap di Balikpapan.

Baca juga:
322 Kepala Keluarga Mengungsi Dampak Kerusuhan di Penajam Paser Utara
4 Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Berujung Kerusuhan di Penajam Paser Utara
Situasi di Penajam Paser Utara Kembali Normal, Pengungsi Berangsur Pulang ke Rumah
Bangunan Rusak Akibat Dibakar Pendemo di Penajam Mulai Diperbaiki
Kerusuhan di Penajam Paser Utara Tak Ganggu Proses Pemindahan Ibu Kota
Penajam Paser Utara Kondusif, 3 Polda Kirim 600 Brimob ke Kaltim

(mdk/eko)