Penambang pasir di Kebumen temukan ranjau anti-tank di Kali Lowereng

PERISTIWA | 5 November 2018 21:33 Reporter : Abdul Aziz

Merdeka.com - Temuan ranjau darat oleh penambang pasir di Kali Lowereng, Desa Kelopogodo, Kecamatan Gombong dimusnahkan polisi, Senin (5/11) siang. Hasil identifikasi Sat Brimob, ranjau tersebut diperkirakan adalah ranjau anti tank, sisa peninggalan perang dunia ke-2.

Pemusnahan dilakukan oleh Brimob Detasemen Gegana Banyumas bersama dengan Polsek Gombong dan Koramil Gombong. Pemusnahan dilakukan di persawahan yang lokasinya jauh dari pemukiman penduduk, Desa Wonosigro, Kecamatan Gombong, Kabupeten Kebumen pada pukul 10.58.

Benda berbentuk botol berwarna hijau tua kusam itu berukuran panjang 15 cm dengan diameter 5 cm.

Awal mula, Ranjau tersebut ditemukan oleh Fandi Ahmad (34), penambang pasir warga Desa Kelopogodo Kecamatan Gombong. Ranjau yang ternyata masih aktif itu, ditemukan saat Fandi tengah menambang pasir bersama dengan temannya pada Sabtu (3/11) sekitar pukul 14.30.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, AKP Suparno mengatakan titik ditemukannya ranjau tersebut di Kali Lowereng, tepatnya sebelah selatan jembatan brangkal. Awal mula ditemukan benda tersebut terpendam di dalam tanah dan pasir.

Fandi Ahmad bersama dengan temannya sesama penambang pasir sempat mencuci benda mencurigakan itu.

"Karena mereka curiga, pada saat itu juga temuannya dilaporkan ke Polsek Gombong," kata Suparno, Senin (5/11).

"Kita apresiasi tindakan warga melaporkan temuannya sehingga tidak membahayakan orang lain. Sekecil apapun, jika curiga, polisi harus dilapori. Nanti akan kita tangani," lanjut Suparno.

AKP Suparno menjelaskan di berbagai tempat di Kabupaten Kebumen saat masa-masa perjuangan, merupakan medan pertempuran antara pasukan Republik Indonesia dengan pasukan penjajah. Jadi, dimungkinkan masih banyak amunisi aktif yang harus diwaspadai oleh warga yang masih terpendam tanah.

Baca juga:
Benda misterius yang meledak di NTT diduga granat kejut
Gali tanah cari cacing, Anang dan Sabri temukan granat
Cangkul pekarangan, warga Puring Kebumen temukan benda mirip granat nanas
Berberes-beres lemari, warga Solo temukan granat dan amunisi
Polisi amankan granat diduga peninggalan Belanda di Surabaya
Kabar anak Henry Yosodiningrat ditangkap, ini kata Polda Metro

(mdk/rhm)

TOPIK TERKAIT