Penangkapan Jambret di Rohil Berujung Petaka, 1 Warga Tewas 2 Polisi Dikeroyok Warga

Penangkapan Jambret di Rohil Berujung Petaka, 1 Warga Tewas 2 Polisi Dikeroyok Warga
PERISTIWA » MALANG | 29 Mei 2020 16:21 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Seorang pria warga kecamatan Bangko, Rokan Hilir tewas akibat peluru nyasar dari anggota Polsek Bangko. Peristiwa itu terjadi saat dua petugas Polsek Bangko hendak menangkap pelaku jambret di wilayah tersebut, Selasa (25/5).

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto tidak menampik kejadian itu. Namun, dia mengklaim warga tersebut tewas bukan lantaran salah tembak dari petugas, tapi terkena peluru rekoset (memantul).

"Korban terkena peluru rekoset (memantul). Jadi bukan salah tembak ya tetapi peluru yang rekoset. Korban terkena pantulan peluru yang ditembakkan anggota dan mengenai pinggangnya korban," kata Sunarto, Jumat (29/5).

Dia menjelaskan, awalnya tim Reskrim Polsek Bangko melakukan pengembangan terhadap tersangka seorang pelaku jambret. Saat itu, polisi berhasil mengamankan pelaku inisial IJ.

"Saat digeledah, ditemukan dua bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat sekitar 35 gram, timbangan digital warna hitam, 20 lembar plastik bening kecil dan sendok terbuat dari pipet warna hijau," jelas Sunarto.

Tiba-tiba, IJ melakukan perlawanan dan berhasil melepaskan diri sembari memprovokasi warga dengan berteriak maling. Teriakan IJ tersebut didengar warga dan berbondong-bondong menuju lokasi.

Warga lantas mengepung dua polisi itu dan melakukan pemukulan menggunakan kayu, lemparan, bahkan juga ada warga yang membawa senjata tajam.

Dalam kondisi itu, petugas berinisiatif untuk memberikan peringatan dengan menembak ke arah atas untuk membubarkan warga. Nahas, peluru tersebut justru mengenai bagian pinggang salah satu warga.

"Korban sempat dibawa ke RSUD Bagansiapi-api, namun korban tersebut meninggal dunia," jelasnya.

Sementara itu, dua petugas kepolisian mengalami luka-luka akibat dihakimi massa. Briptu Helmika mengalami luka memar di lutut sebelah kiri akibat pukulan kayu, jari kelingking sebelah kanan juga luka dan berdarah. Sedangkan Bripda Bagus mengalami lebam merah di telinga sebelah kiri akibat lemparan batu.

"Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa tiga buah kayu, dua buah batako dan sebilah parang yang digunakan untuk menyerang petugas," tandasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Seret Korban hingga Luka, Perampas Handphone di Medan Ditembak
Jambret Tewaskan Pemotor Wanita Ditangkap, Kaki Ditembak Karena Melawan
Dipepet dan Dijambret di Jakbar, Pemotor Wanita Tewas Terjatuh
Karyawati Berteriak dari Dalam Angkot, Jambret Dihakimi Massa di Bekasi
Motor Milik Buruh Perempuan di Malang Dibegal Saat Berangkat Kerja
Jambret Tas Berisi Uang Rp2 Ribu, Pelaku Dihajar dan Motor Hangus Dibakar Warga

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5