Pencarian 3 Turis China Diperluas Hingga Sekitar Gunung Anak Krakatau

PERISTIWA | 6 November 2019 20:25 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan tiga turis asal China yang hilang di Perairan Sangiang pada Minggu (3/11). Pencarian tiga kewarganegaraan asing tersebut diperluas hingga ke Perairan Ujung Kulon dan sekitar Gunung Anak Krakatau. Ketiga WNA tersebut yakni Tan Xuz Tao (pria), Wan Bzng Yang, Tian Yu (pria).

Pencarian dari laut hingga melalui udara, menggunakan helikopter Basarnas sudah dilakukan. Namun belum menemukan hasil, seperti barang atau peralatan menyelam yang digunakan ketiga korban.

Pencarian dilakukan menyusuri pesisir Pantai Anyer, Pulau Sangiang, sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga ke perairan di Pulau Panaitan yang masuk dalam Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Bahkan penyelam TNI AL dari Intai Amfibi (Taifib) pun ikut mencari penyelam yang hilang sejak tiga hari lalu itu. Mereka membawa peralatan kesehatan selam bernama Hyperbaric Chamber Mobile.

"Kita di udara melakukan pencarian di sekitar Pulau Sangiang sampai ke Pulau Panaitan. Kota juga terjunkan delapan penyelam, empat dari Basarnas dan empat dari TNI AL," kata Galih Humas Basarnas Banten, Rabu (6/11).

Kapal cepat atau Rigid Infatable Boat (RIB) milik Basarnas Banten pun dikerahkan untuk menjelajah 420 NM luas pencarian tiga penyelam yang hilang. Bahkan RIB milik Basarnas Lampung pun dikerahkan untuk melakukan pencarian.

"Kita di udara dan laut, luas pencarian kini mencapai 480 NM. Melibatkan helikopter Basarnas, KN Drupada, KN Basudewa, RIB Banten, RIB Lampung, hingga Polairud," katanya.

Baca juga:
Seorang Pelajar SMP di Bogor Hilang Saat Orang Tua Salat Tahajud
WN China Tenggelam di Serang, Keluarga Buat Sayembara & Siapkan Rp750 Juta
15 Penyelam Dikerahkan Cari Tiga Turis China yang Hilang di Perairan Sangiang
Tiga Turis China Hilang di Perairan Sangiang Penyelam Prefesional
3 Turis Asal China Hilang di Perairan Sangiang Banten

(mdk/cob)