Pencarian Kakek 8 Hari Hilang di Hutan Bau Bau Belum Membuahkan Hasil

Pencarian Kakek 8 Hari Hilang di Hutan Bau Bau Belum Membuahkan Hasil
PERISTIWA | 29 November 2020 04:04 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Tim gabungan pencarian dan pertolongan atau Basarnas Pos SAR Bau Bau yang melakukan pencarian kakek La Damai (60) yang dilaporkan hilang delapan hari di Hutan Desa Waondo Wolio, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, belum juga membuahkan hasil.

Humas Basarnas Kendari Wahyuddin di Kendari, Sabtu (28/11) mengatakan tim SAR gabungan terbagi tiga kelompok dengan metode pencarian secara paralel, namun masih nihil

"Tim SAR gabungan sudah bekerjasama dengan warga kampung, pemerintah desa dan pihak keluarga dalam upaya menemukan korban namun belum ada tanda-tanda keberadaan korban," kata Wahyudin seperti dilansir Antara.

La Damai meninggalkan rumah sejak Sabtu (21/11) untuk mencari kayu penyangga tanaman tomat di kebunnya.

"Basarnas menerima laporan hari Jumat (27/11) sekitar pukul 14.40 Wita, melalui Comm Centre Basarnas Kendari dari Kapolsek Kapuntori AKP La Ajima bahwa korban La Damai hilang di Hutan Desa Waondo Wolio," kata Wahydudin.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 15.00 Wita tim rescue Pos SAR Bau Bau diberangkatkan menuju lokasi kecelakaan untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Jarak tempuh lokasi kecelakaan dari Pos SAR Bau Bau sekitar 77,8 kilometer sedangkan kondisi cuaca cerah berawan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan pada hari Sabtu 21 November 2020 korban pergi ke hutan di Desa Waondo Wolio untuk mencari kayu yang akan digunakan sebagai penyangga tanaman Tomat.

Sampai dengan hari Ahad (22/11), keesokan harinya korban belum juga kembali sehingga keluarga korban melaporkan ke Polsek Kapuntori.

Kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pencarian bersama pihak keluarga hingga sampai hari ini Jumat (27/11) belum menemukan korban.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian peristiwa kemanusiaan tersebut adalah Rescue Pos SAR Baubau, Polsek Kapuntori, anggota Mapatek Unidayan, masyarakat sekitar dan keluarga korban. (mdk/bal)

Baca juga:
Pencarian Kakek 8 Hari Hilang di Hutan Bau Bau Belum Membuahkan Hasil
Pencarian Nelayan Korban Tabrakan Kapal di Langkat Terhalang Cuaca Buruk
Sempat Terpisah dari Orang Tua, Begini Nasib Bocah di Medan yang Ditolong Warga
Seorang Kontraktor Dilaporkan Keluarga Hilang Sepekan
Dua Minggu Belum Ditemukan, Polisi Ambil Langkah Ini untuk Cari Anak Hilang di Sumut
Posko Pencarian 3 Anak Hilang di Sumut Ditutup Meski Belum Ditemukan, Ini Alasannya
Ditinggal Teman Kejar Layangan, Bocah 10 Tahun Hilang di Sungai Kampung Pulo

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami