Pendaftar di SMA 1 Depok Membeludak, Orang Tua Antre Sejak Pukul 2 Dinihari

PERISTIWA | 17 Juni 2019 18:49 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Membeludaknya jumlah pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Depok disebabkan adanya informasi yang salah. Beredar di kalangan pendaftar bahwa pendaftar yang datang cepat akan diterima di sekolah tujuan.

Ketua PPDB SMAN 1 Depok, Subejo mengatakan, antrean hari ini karena banyak orangtua yang tak mengetahui tata alur pendaftaran. "Ini di luar dugaan membeludaknya. Ini dikarenakan ada yang menginfokan zonasi itu siapa yang datang cepat dia yang diterima padahal keterima tidaknya dilihat dari jarak rumah ke sekolah," katanya," Senin (17/6).

Dikatakan dia, bahkan ada pendaftar yang datang sejak pukul 02.00 WIB. Pendaftar sengaja datang dinihari untuk mengambil nomor antrean dan formulir. "Mereka datang pagi banget untuk membuat nomor antreannya sendiri bahkan ada yang nitip antrean," tukasnya.

Panitia pun dibuat kewalahan. Satu orang panitia melayani 10 hingga 11 menit per satu orang. "Seandainya ada 500 pendaftar yang datang hari ini tidak mungkin diterima semua," paparnya.

Pihaknya terpaksa membatasi jumlah pendaftar untuk mengatasi antrean. Untuk hari pertama ini pihaknya membatasi hanya 330 pendaftar saja. "Padahal jumlah kuota untuk zonasi murni 55 persen, 20 persen penerimaan Siswa Kurang Mampu, 15 persen zonasi kombinasi (NEM dan zonasi) 5 persen prestasi dan 5 persen perpindahan," tukasnya.

Ia berharap, orangtua yang belum memverifikasi hari ini dapat datang kembali esok hari. "Yang belum antre hari ini bisa besok lagi dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Tidak ada itu nomor antre, semua datang langsung mengantre di pos satpam," pungkasnya.

Baca juga:
Cerita Orang Tua Rela Antre Sejak Dini Hari Demi Daftarkan Anak Sekolah
Minim Informasi buat Wali Murid Pendaftar di SMAN 28 Kecewa harus Bolak Balik
Hindari Kekacauan, PPDB Online di Solo Tak Gunakan Sistem Adu Cepat
Lengkapi Berkas PPDB Online, Warga Tangsel Serbu Kantor Dinas Dukcapil
Antrean Wali Murid di Depok saat Hari Pertama Pendaftaran Tingkat SMA/SMK
Aturan PPDB di Karanganyar Bikin Panik, Ratusan Wali Murid Menginap di SMP

(mdk/bal)