Pendaftaran Panwascam Pilkada Surabaya Sepi Peminat

PERISTIWA | 19 November 2019 01:04 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Minat warga untuk menjadi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dalam pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020 mendatang sepi peminat. Padahal, lowongan untuk pendaftaran pekerjaan itu sudah diumumkan sejak 3 November lalu.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya Agil Akbar mengatakan, pihaknya memang telah melakukan pengumuman pendaftaran sejak tanggal 13 November hingga 26 November nanti. Namun, hingga kini masih kurang dari 10 orang yang telah mengambil formulir atau kelengkapan pendaftaran.

"Masih kurang dari 10 (pendaftar) untuk yang di kantor (Bawaslu kota)," ujarnya, Senin (18/11).

Selain di kantor Bawaslu kota, dia menambahkan, pihaknya juga telah memasang pengumuman pendaftaran dan mendistribusikan (formulir) masing-masing 6 rangkap di setiap kecamatan di Surabaya.

"Kami telah memasang pengumuman serupa di setiap kecamatan masing-masing 6 rangkap (formulir)," tegasnya.

Menurutnya, sesuai tahapan dan jadwal pembentukan Panwascam Pilkada Surabaya 2020 selain pengumuman pendaftaran pihaknya juga telah membuka pendaftaran dan penerimaan berkas mulai tanggal 27 November hingga 3 Desember dan untuk penelitian kelengkapan berkas persyaratan administratif dilaksanakan pada 27 November hingga 4 Desember 2019.

Jika dirasa masih sepi peminat, lanjut dia, maka akan diumumkan perpanjangan waktu pendaftaran pada 5 Desember 2019 disusul penerimaan berkas pendaftaran serta penelitian administrasi berkas di masa perpanjangan waktu pendaftaran pada 6-10 Desember 2019.

Pengumuman hasil penelitian administrasi 12 Desember 2019. Setelah itu tanggapan dan masukan dari masyarakat pada 12-15 Desember 2019. Tes tulis dan wawancara dilaksanakan pada 13 Desember 2019 dan pengumuman hasil tes wawancara pada 18 Desember 2019.

"Untuk Panwascam yang terpilih selanjutnya akan dilantik pada 20-21 Desember 2019," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Surabaya Yaqub Baliyya mengatakan, persyaratan menjadi anggota Panwascam diantaranya tidak pernah menjadi anggota partai politik atau telah mengundurkan diri dari anggota partai politik sedikitnya lima tahun pada saat mendaftar.

Selain itu, tidak pernah menjadi anggota tim kampanye salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota DPR, DPD, DPRD serta pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sekurang-kurangnya dalam jangka lima tahun.

Apabila yang bersangkutan masih memiliki jabatan politik, pemerintahan, atau pun di BUMN atau BUMD, maka ia harus melampirkan surat kesediaan untuk mengundurkan diri. "Bila terpilih harus bersedia mengundurkan diri," katanya.

Ia menjelaskan untuk Surabaya dibutuhkan sekitar 93 anggota panwascam dari 31 kecamatan dengan perincian setiap kecamatan ada tiga anggota panwascam.

Baca juga:
Ahmad Dhani Belum Kembalikan Formulir Pendaftaran Cawali Surabaya ke Gerindra
PKB Beri Sinyal Usung Mantan Menaker Hanif Dhakiri Maju Pilwalkot Surabaya
Demokrat Bertemu Risma Bahas Pilkada Surabaya 2020
Nama Hanif Dhakiri Mencuat dalam Pilkada Surabaya 2020
Lieus Pastikan Ahmad Dhani Tak Berniat Daftar Jadi Cawalkot Surabaya
Mimpi Politik Ahmad Dhani, Gagal di Bekasi Kini Ingin Gantikan Risma di Surabaya

(mdk/fik)