Pendistribusian Logistik Pemilu ke Wilayah Kapuas Hulu Memakan Waktu 2 Hari 1 Malam

PERISTIWA | 13 April 2019 22:32 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Tim gabungan yang mendistribusikan logistik Pemilu ke empat desa di perhuluan sungai Kapuas di wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat harus mempertaruhkan nyawa melewati arus sungai yang sangat deras dan berjalan kaki dua hari satu malam.

"Dari Kota Putussibau menggunakan transportasi air melewati riam yang sangat deras, setelah itu dilanjutkan dengan berjalan kaki dua hari satu malam, melewati hutan belantara," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kapuas Hulu, Ahmad Yani, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (13/4). Seperti diberitakan Antara.

Disampaikan Ahmad Yani, empat desa yang berada di perhuluan sungai Kapuas yaitu Desa Beringin Jaya, Kereho, Bungan Jaya dan Desa Tanjung Lokang, dengan total jumlah TPS sebanyak 10 TPS.

Dia mengatakan, untuk jarak tempuh dari Kecamatan Putussibau Selatan ke empat desa tersebut yang terjauh adalah ke Desa Tanjung Lokang, dengan jarak tempuh selama 30 jam pulang pergi menggunakan transportasi air, Desa Bungan Jaya selama 18 jam pulang pergi, Desa Kereho selama 10 jam pulang pergi dan Desa Beringin Jaya selama 10 jam pulang pergi.

Untuk Desa Tanjung Lokang, kata Ahmad Yani ada satu dusun yaitu Dusun Belatung Tempat pemungutan suara (TPS) 03, yang harus ditempuh dengan menggunakan jalan kaki selama dua hari satu malam.

"Memang tidak ada pilihan lain, selain berjalan kaki itu pun dua hari satu malam," ucap Ahmad Yani.

Dia berharap pendistribusian logistik ke perhuluan sungai Kapuas itu dapat berjalan aman dan lancar hingga bisa dilakukan pemungutan suara sesuai jadwal secara nasional pada 17 April 2019.

Ahmad Yani mengatakan, dalam pendistribusian logistik tersebut dikawal ketat oleh petugas TNI dan Polri.

Selain itu agar logistik aman dari air, logistik di bungkus dengan plastik serta saat perjalanan lewat jalur air logistik ditutup menggunakan terpal.

"Semoga semua proses Pemilu berjalan aman dan lancar mohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat kita sukseskan Pemilu 2019 bersama-sama," ucap Ahmad Yani.

Baca juga:
AHY Sebut Surat Suara Tercoblos Di Malaysia Coreng Nama Baik Indonesia
KPU dan Bawaslu Gagal Lihat Bukti Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Rapat dengan Bawaslu, KPU Putuskan Pemungutan Suara di Malaysia Tetap Berjalan
Bawaslu Surati KPU Soal Wakil Dubes Malaysia jadi Panitia PPLN Tapi Tak Direspons
KPU & Bawaslu Bakal Gelar Pleno Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Djoko Santoso Duga Surat Suara Tercoblos Tidak Hanya di Malaysia

(mdk/gil)