Penembak Mati Kanitreskrim Polsek Mesuji Makmur Tewas Tenggelam

PERISTIWA | 2 Agustus 2019 15:35 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Satu dari enam pelaku penembakan Kanitreskrim Polsek Mesuji Makmur, Ogan Komering Ilir, Aipda Anumerta Aprizal, tewas tenggelam usai kabur saat ditangkap. Polisi masih memburu pelaku lain yang berkeliaran.

Pelaku bernama Jonhen alias Jon (40), warga Desa Kali Tawar Karangan, Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Jenazahnya kini dititipkan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Pelaku ditangkap di jalan umum Kecamatan Way Bahoga, Way Kanan, Lampung, Jumat (2/8) dini hari. Petugas langsung membawanya ke Polsek Mesuji Makmur untuk pemeriksaan.

Dalam perjalanan, anggota menghentikan mobil untuk buang air kecil. Ketika petugas lain keluar, pelaku yang diborgol dijaga oleh anggota lain dalam mobil.

Ternyata kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk melarikan diri. Dia mendorong pintu mobil dan langsung kabur. Dia terjun ke sungai di Desa Kuto Sari, Kecamatan Belitang, OKU Timur, dalam keadaan terborgol.

Petugas berusaha mencari pelaku. Derasnya arus menyulitkan pencarian. Sekitar 15 kemudian, pelaku ditemukan di pinggir sungai tak jauh dari lokasi dalam keadaan tewas.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan penangkapan pelaku. Namun, pelaku tewas karena terjun ke sungai saat melarikan diri.

"Pelaku sudah meninggal dunia, dia salah satu pelaku pencurian di Mesuji Makmur dan menembak mati anggota kita yang memergokinya," ungkap Supriadi, Jumat (2/8).

Dikatakannya, keterlibatan Jon dalam aksi pencurian dan penembakan polisi berdasarkan keterangan saksi. Begitu mengetahui posisinya, petugas bergegas menciduknya.

"Dalam penangkapan, kita sita sepucuk pistol rakitan beserta amunisinya. Apakah pelaku pemain lama atau tidak masih dikembangkan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kanitreskrim Polsek Mesuji Makmur Aipda Anumerta Afrizal tewas setelah ditembak di bagian dada oleh kawanan perampok tauke karet. Selain itu, korban perampokan, Kodri (40) mengalami luka tembak di paha kiri dan perut.

Peristiwa itu terjadi saat warga mengetahui adanya perampokan di rumah Kodri di Dusun 5, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur, OKI, Sabtu (1/6) dini hari. Afrizal yang sedang mengobrol dengan warga di pos ronda langsung menuju TKP.

Saat berjalan sekitar 1,5 kilometer dari pos ronda, warga mendengar teriakan bahwa para pelaku kabur melewati jembatan. Tak ingin pelaku melarikan diri, korban mengejar mereka bersama kades setempat dengan berboncengan sepeda motor.

Begitu mendekati, para pelaku justru menembaki warga sambil bermotor. Afrizal membalas dengan tembakan peringatan. Kawanan rampok semakin beringas, mereka melepaskan banyak tembakan yang membuat warga menyelamatkan diri. Tak lama pelaku kabur, Afrizal justru ditemukan tergeletak dengan kondisi luka tembak di dada. Dia tewas dalam penanganan puskesmas setempat.

Baca juga:
Pencurian Kerbau di Agam, Isi Perut Ditinggalkan Pelaku
4 Kali Gagal jadi Polisi Alasan Mahasiswa Ini Curi 17 Motor di Pospol
Jadi Polisi Gadungan, Arief Curi Belasan Motor Hasil Penilangan di Pospol
Naik Fortuner, Mahasiswa Pakai Seragam Polantas Gasak 16 Motor di Pos Polisi
Berdalih Bisnis Toilet, Residivis Ini Nafkahi Keluarga dari Hasil Mencuri Uang Amal
Wartawan Gadungan di Sleman Ditembak Polisi usai Mencuri Laptop

(mdk/eko)