Peneror Bom di Palembang Ternyata Pelapor, Motif Sakit Hati Terhadap Keluarga

Peneror Bom di Palembang Ternyata Pelapor, Motif Sakit Hati Terhadap Keluarga
PERISTIWA | 11 Desember 2019 18:41 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Pelaku teror bom di Kompleks TNI Jalan Sederhana I, Kelurahan Talang Aman, Kemuning, Palembang, ternyata penemu sendiri berinisial BY (17). Kasus ini ditutup karena dianggap kenakalan remaja dan pelaku dikembalikan ke keluarga.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara mengungkapkan, BY melakukan teror karena merasa sakit hati dengan sikap keluarganya. Dia merasa dianggap sebagai biang masalah.

"Pelaku adalah orang yang pertama kali menemukan benda itu. Motifnya karena masalah keluarga, dia sakit hati merasa dianggap biang masalah keluarga," kata Yon, Rabu (11/12).

Menurut dia, pelaku tak menyangka kasus ini menjadi heboh dan ditangani polisi. Pelaku mengaku belajar meneror melalui YouTube.

"Cenderung kenakalan remaja saja, dia ingin menunjukkan jati diri kepada orangtuanya tapi caranya salah. Tapi pelaku belum bisa disebut orang yang kena mental disorder," kata dia.

Meski menemukan benda-benda yang mengarah ke bahan peledak, seperti baterai, panci, tas, timer, kabel, serpihan bubuk, namun setelah dicek bukan bahan-bahan untuk merakit bom. Yon juga memastikan kejadian ini tidak berkaitan dengan organisasi teror.

"Tidak ada, ini hanya kenakalan remaja," kata dia.

Oleh karena itu, pelaku dikembalikan ke orangtuanya untuk dibimbing. Pelaku juga dilakukan pembinaan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sumsel.

"Kami anggap belum masuk ke pelanggaran hukum, dia tidak berniat membuat teror," pungkasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Peneror Bom di Kompleks TNI di Palembang Diringkus
Keresahan Diah usai Suami Ditahan di Malaysia karena Isu Bom saat Tonton Timnas RI
Densus 88 Tangkap 71 Orang Usai Peristiwa Bom Medan
Densus 88 Amankan Pria Terduga Jaringan Bom Medan di Pasuruan
Polisi Sebut Teroris JAD Siapkan Rabbial Jadi Bomber di Polrestabes Medan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami