Pengacara Terdakwa Curiga Pakai Softlens, Novel Baswedan Persilakan Colok Matanya

Pengacara Terdakwa Curiga Pakai Softlens, Novel Baswedan Persilakan Colok Matanya
PERISTIWA | 30 April 2020 16:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan, sempat terpancing emosinya dengan pertanyaan penasihat hukum terdakwa penyiraman air keras, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette.

Tim kuasa hukum mempertanyakan kondisi mata Novel. Novel merasa seakan pengacara terdakwa tidak percaya bahwa mata kirinya telah buta akibat serangan air keras.

"Mata saya ini enggak bisa mengenali, mau dikasih cahaya ekstrem juga, tidak bisa," kata Novel menegaskan kalau daya lihat mata kirinya sudah mati dan mata kanannya tinggal 50 persen saja, di sidang kasus penyerangan air keras, Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (30/4).

Belum cukup sampai di situ, penasihat hukum dari terdakwa juga meragukan mata Novel luka akibat siraman air keras. Pengacara terdakwa mempertanyakan apakah Novel pakai softlens di matanya.

"Mohon izin Yang Mulia, apakah mata kiri ini memang begitu lukanya, ini mohon maaf ini saudara saksi jangan sampai ini salah mengartikan, apakah saudara saksi pakai softlens atau memang luka betulan?" ujar seorang kuasa hukum.

Baca Selanjutnya: Novel Baswedan Marah...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami