Pengacara Sebut Pemeran Perempuan Video Vina Garut Dipaksa Suami

PERISTIWA | 22 Agustus 2019 20:32 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Kuasa hukum tersangka kasus video Vina Garut, V (19), Budi Rahadian menyebut bahwa kliennya merupakan korban. Alasan tersebut berdasarkan kesaksian V yang terpaksa melakukan adegan hubungan badan dengan sejumlah pria lantaran diancam mantan suami, A (31).

Budi mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari V, ada unsur paksaan yang dilakukan oleh A agar melayani sejumlah lelaki. "Ini juga termasuk agar V ini memasang mimik senyum karena ada di bawah ancaman," ujarnya di Mapolres Garut, Kamis (22/8).

Budi mengungkapkan bahwa V mulai dipaksa oleh A melakukan hubungan badan dengan sejumlah lelaki sejak tahun 2017, atau saat usianya 17 tahun. Aksi tersebut kemudian berlangsung hingga tahun 2018.

Atas hal tersebut, pihaknya akan terus melakukan pendalaman mengingat bahwa V hanya korban. "Oleh karena itu juga kami kemudian mengajukan penangguhan penahanan di samping persoalan kondisi kesehatannya," lanjutnya.

Adapun terkait pengakuan V yang menerima uang Rp500 ribu setiap melakukan hubungan, Budi menyebut bahwa hal tersebut belum bisa dipastikan. Apalagi menurutnya saat itu V dan A statusnya masih sebagai suami istri, sehingga ada kewajiban dari suami untuk memberikan nafkah.

"Kalau pun untuk yang kaitannya dengan penyebaran video, hal tersebut tentunya menjadi kewenangan penyidik saja. Namun yang terjadi saat ini isu yang beredar ke V ini negatif dan bahwa dia yang salah," katanya.

Baca juga:
'Vina Garut' Rajin Puasa Senin-Kamis Selama di Tahanan
Begini Modus Sang Suami Jual Video Vina Garut
Sosok Mantan Suami Vina Garut, dari Pekerjaan sampai Alasan Bikin Video Asusila
Ada Kisah Miris di Balik Video Vina Garut
Kisah Hidup Pemeran Perempuan di Video Vina Garut
Didampingi Ibunda, Satu Pemeran Video 'Vina Garut' Diperiksa di Mapolres Garut

(mdk/cob)