Pengakuan 2 Tersangka Kasus Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala di Samarinda

Pengakuan 2 Tersangka Kasus Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala di Samarinda
PERISTIWA | 21 Januari 2020 23:55 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Marlina (26) dan Tri Suprana Yanti (52), dua pengasuh PAUD Jannatul Atfhaal di Samarinda, hari ini ditetapkan polisi sebagai tersangka hilangnya balita Ahmad Yusuf Ghazali (4), hingga ditemukan tewas tanpa kepala. Keduanya tidak pernah menyangka terancam dijebloskan ke penjara.

Pantauan merdeka.com, mata Marlina, terlihat sempat berkaca-kaca begitu melangkahkan kaki masuk ke ruang penyidik Reskrim Polsek Samarinda Ulu, sekira pukul 21.55 WITA malam ini.

Mengenakan hijab biru, dia bersama Yanti, tetap bisa dengan tenang menjawab semua pertanyaan wartawan, yang menunggunya di Mapolsek Samarinda Ulu, dalam penjemputan kepolisian.

"Iya, tidak menyangka jadi tersangka," kata Marlina, kepada wartawan, dalam perbincangan Selasa (22/1) malam, di Mapolsek Samarinda Ulu.

Sebelum Yusuf hilang, Marlina memang sedang bertugas piket bersama pengasuh lain, Tri Suprana Yanti di PAUD Jannatul Athfaal. "Waktu itu, saya lagi di toilet. Enggak sampai 1 menit. Begitu keluar toilet, Yusuf sudah nggak ada," ujar Marlina.

Baca Selanjutnya: Baru Pertama Kali Terjadi...

Halaman

(mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami