Pengamanan Arus Mudik dari Aksi Teror, Polri dan TNI Dilengkapi Senjata Api

PERISTIWA | 31 Mei 2019 23:37 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian melengkapi anak buahnya yang bertugas menjaga arus mudik lebaran 2019 dengan senjata api. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi serangan teroris.

Ia menyatakan, sampai saat ini ancaman teror belum ditemukan. Namun semua antisipasi harus dilakukan dengan maksimal.

"Sebelum Pemilu, ada 15 orang ditangkap dengan 4 senjata api. Setelah pemungutan suara ada sejumlah pelaku teror yang ditangkap di Bekasi dan Sukabumi dengan barang bukti senjata api dan bom," ucapnya saat meninjau Pos Terpadu Cikopo bersama Menteri Perhubungan RI, Menteri Kesehatan RI, Panglima TNI dan Gubernur Jabar, Jumat (31/5).

"Pengalaman tahun lalu juga ada serangan teror di jalan tol terhadap petugas yang sedang berpatroli satu anggota kita meninggal dunia, pelaku ditangkap di Cirebon juga ada pelaku yang tertembak mati," lanjutnya.

Hasil perbincangan dengan Panglima TNI pun menghasilkan kebijakan bahwa dalam pengamanan mudik, para petugas dilengkapi dengan body system.

Dengan demikian, para petugas didampingi anggota bersenjata baik dari Polri atau TNI agar tidak ada lagi peristiwa serangan dan penembakan polisi di tol ke arah Cirebon.

"Pos polisi yang ada di sepanjang jalan harus dijaga berdasarkan pengalaman di Jateng, ada pos yang atapnya dibakar, posnya kosong. Dari pengalaman dan indikasi ini kita waspada penekanannya (meski) belum ada rencana serangan teror," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Tito mengimbau masyarakat untuk memantau Google Maps. Jika arus lalu lintas macet, sebaiknya menunda perjalanan beberapa jam atau pergi keesokan harinya.

"Saya kira tahun ini diuntungkan adanya cuti bersama dan hari libur, sehingga relatif ada waktu panjang bagi masyarakat untuk pulang tidak pada satu hari yang sama," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Bupati Tangerang Lepas 4.700 Peserta Mudik Gratis
H-4 Lebaran, 400.309 Pemudik Telah Menyeberang ke Sumatera dari Merak
Selama Mudik 2019, Dinkes Tangsel Siagakan 420 Tenaga Medis dan 55 Ambulans
Kendaraan Pemudik Mulai Memadati Tol Tangerang-Merak
PKB Berangkatkan 600 Peserta Mudik Gratis ke Kampung Halaman

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.