Pengamanan Pelantikan Presiden, MPR Koordinasi dengan Polri, TNI dan BIN

PERISTIWA | 11 Oktober 2019 18:14 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto tidak akan mengganggu pelantikan presiden dan wakil presiden 20 Oktober mendatang. Pasalnya, kata dia, gedung parlemen tempat pelantikan akan dijaga sesuai dengan prosedur.

"Tapi yang pasti saya yakin dan percaya peristiwa ini tidak akan mengganggu agenda nasional kita, ritual terakhir daripada pesta demokrasi, pelantikan presiden 20 Oktober mendatang," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/10).

Bamsoet mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai macam lembaga untuk pengamanan di antaranya Polri, TNI, dan BIN. Koordinasi itu akan dilakukan dalam rapat bersama antara beberapa lembaga itu dengan MPR.

"Ini soal keamanan bukan tugas MPR. Tugas daripada pihak Kepolisian, TNI, dan intelijen atau BIN. Jadi mereka sudah bekerja nanti kita akan rapat koordinasi dengan Kapolri, dengan Panglima TNI, dengan kepala BIN pekan depan," ucapnya.

Tambahnya, setelah tragedi yang menimpa Wiranto, Bamsoet menilai tidak boleh ada pembatasan antara masyarakat dengan pejabat. Kata dia, justru berjabat harus semakin dengan rakyat.

"Namun ini harus menjadi peringatan warning bagi kita semua khususnya para pejabat-pejabat negara, harus lebih berhati-hati bukan berarti tidak boleh berdekatan dengan rakyat itu harus," ucapnya.

Diketahui, Wiranto ditusuk orang tak dikenal di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Akibat insiden itu, Wiranto harus menjalani operasi selama 2,5 jam di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Selatan.

Baca juga:
Prabowo Pastikan Hadiri Pelantikan Jokowi
Usai Bertemu SBY, Jokowi Sebut Susunan Kabinet Bisa Berubah
Aksi Kawal Pelantikan Presiden dan Wapres Terpilih
Seruan Damai Demonstran Jelang Pelantikan Presiden
Wiranto Ditusuk, Kepala BIN Sudah Deteksi Ada Upaya Ganggu Pelantikan Presiden
Sebelum Pelantikan 20 Oktober, Jokowi akan Bertemu Ketum Parpol

(mdk/bal)