Penganiayaan Saat MOS di SMK Palembang, Polisi Tunggu Laporan Korban Lain

PERISTIWA | 16 Juli 2019 12:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriyadi menyampaikan, pihaknya mendapatkan informasi adanya korban lain yang bermaksud melapor terkait kasus penganiayaan di SMK Taruna Palembang saat pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS). Namun, hingga kini, laporan belum diterima polisi.

"Sampai saat ini belum ada laporan. Walaupun kita dapat informasi adanya korban lain yang mau melaporkan. Tapi saya barusan cross check ke Polresta Palembang belum ada LP (Laporan) yang masuk," tutur Supriyadi saat dihubungi, Selasa (16/7).

Menurutnya, pihak kepolisian masih terus mengembangkan kasus tersebut. Termasuk menunggu laporan jika memang ada korban lain yang mengalami penganiayaan serupa.

"Prinsipnya kita akan coba kembangkan dari hasil pemeriksaan kemarin. Karena kita tidak tahu kan korbannya siapa saja. Tapi kalau memang ada laporan ya memang akan kita proses," jelas Supriyadi.

Penyidik sendiri telah menetapkan pembina SMA Semi Militer Plus di Palembang, Obby Frisman Arkataku (24), sebagai tersangka kasus penganiayaan DBJ (14), siswa baru hingga tewas. Penganiayaan itu dilakukan lantaran kesal disebut korban pembina yang kasar.

Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, mengungkapkan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap beberapa saksi, Minggu (14/7). Ditemukan fakta bahwa Obby adalah pelakunya.

"Benar, satu tersangka sudah kita tetapkan, berstatus sebagai pembina di sekolah itu," ungkap Yon, Senin (15/7).

"Motifnya karena kesal, tersangka berbuat kasar dengan korban," ujarnya.

Penganiayaan yang menimbulkan korban tewas itu terjadi saat korban melawan ketika disebut tersangka pemalas. Tersangka kesal dan memukuli korban pakai bambu.

"Korban pingsan lalu dibawa ke rumah sakit, namun tidak tertolong," kata dia.

DBJ (14) diketahui meninggal dunia di RS Myria, Palembang, sekitar pukul 04.00 WIB. Almarhum dibawa ke rumah sakit setelah sempat pingsan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Cari CCTV, Polda Sumsel Buru Tersangka Lain Kasus Tewasnya Siswa SMK saat MOS
Siswa SMK Palembang Tewas Saat MOS Akibat Pukulan Benda Tumpul di Kepala
Pria Asal Sumsel Tusuk Pacar Mantan Istri di Depan Diskotek Classic
Deretan Kasus MOS Berujung Maut
Kasus Siswa di Palembang Tewas Saat Ikuti MOS, Satu Pembina jadi Tersangka
Siswa di Palembang Tewas Saat Ikuti MOS, Diduga Korban Penganiayaan
Tak Terima Diputusin, Pria di Musi Banyuasin Bakar Mantan Pacar

(mdk/rnd)