Pengemis modus ngesot, baru dua jam sudah raup Rp 249.000

Pengemis modus ngesot, baru dua jam sudah raup Rp 249.000
pengemis modus ngesot. ©2017 Merdeka.com
PERISTIWA | 11 Juni 2017 15:14 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Pengemis berpura-pura ngesot berhasil dijaring oleh Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat. Pengemis itu kedapatan sedang beroperasi di area car free day Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati mengatakan, pengemis modus ngesot itu telah mempelajari jam kerja petugas dan daerah mana saja yang jauh dari jangkauan.

"Dia juga menggunakan anaknya untuk memata-matai petugas. Jika melihat petugas, dengan segera si anak memberi tahu ibunya," tandas Susan saat dihubungi Minggu (11/6).

Ia menambahkan, baru dua jam meminta-minta, pengemis yang diketahui bernama Aldriana itu sudah memperoleh uang sebesar Rp 249.000. Menurut pengakuan Aldriana, aktivitas meminta-minta itu dilakoninya demi 4 anaknya.

Yang pertama tinggal di Bekasi karena sudah lulus SMA dan berkuliah. Adapun yang kedua dan ketiga tinggal bersama dia. Sedangkan yang keempat tinggal bersama mantan suaminya di Cianjur.

Anak yang ke empat itu, katanya, baru berumur satu tahun dan mempunyai kelainan jantung sehingga memerlukan biaya pengobatan.

Meskipun bersama mantan suaminya, dia tetap mengirimkan uang untuk pengobatan anaknya yang keempat itu. Karena mantan suaminya di Cianjur hanya sebagai kuli pemotong kayu.

"Keluarga besar Aldriana tidak tahu kalau profesinya sehari-hati sebagai pengemis. Mereka tahunya kalau Aldriana kerjanya jadi pemulung," ujar Susan.

Aldriana memanfaatkan Pasar Tanah Abang dalam mengemis sehari-hari. Namun ketika hari Minggu seperti sekarang ini, ia memanfaatkan CFD dengan mengemis di kawasan samping Hotel Indonesia. Di sana banyak pedagang dan pembeli sehingga ramai warga berkumpul.

"Sebenarnya di Pasar Tanah Abang banyak orang yang tahu ia ngesot itu cuma modus. Ada juga pengunjung pasar yang meledek dan mencibir. Tapi dia enggak ambil pusing," tandasnya. (mdk/did)

Kena razia, pengemis di Jaktim ini bawa uang jutaan rupiah

Nyamar jadi nenek-nenek buat ngemis, Ina raup Rp 200 ribu per 3 jam

3,5 Jam mengemis, Kakek Iskandar mampu kantongi Rp 521.000

Diciduk, pengemis kaya ini kantongi Rp 1 juta, Samsung Note & iPhone

Kais pundi-pundi di Jakarta, pengemis ini tajir mendadak

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami