Pengemudi Mobil Penabrak Ibu Hamil Hingga Meninggal di Palmerah Tak Punya SIM

Pengemudi Mobil Penabrak Ibu Hamil Hingga Meninggal di Palmerah Tak Punya SIM
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com
PERISTIWA | 28 Februari 2020 10:10 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polisi hingga kini masih memeriksa Firda Meisari alias FMS, pengemudi mobil tersangka penabrak ibu hamil hingga meninggal di Gang Madat Jalan Palmerah Utara IV, RT 13 RW 06, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (22/2). Dari hasil pemeriksaan polisi diketahui pelaku tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Pelaku memang gak punya SIM," kata Kasat Lantas Jakarta Barat AKBP Hari Atmoko, Jumat (28/2).

Insiden itu berawal ketika FMS, sedang belajar mengemudikan mobil di lokasi didampingi suami. Diduga saat itu, pelaku panik setelah korban berinisial ER, melintas di depan mobil FMS. Akibatnya, pelaku yang belum mahir mengemudikan mobil menginjak gas diduga rem.

"Awalnya kendaraan ini berhenti, begitu mobil ini bergerak, dia kaget di sebelahnya ada pejalan kaki. Sehingga bukan ngerem tapi malah injek gas," ujar dia.

Akibat insiden itu, ER yang diketahui sedang hamil meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Kasus ini sedang didalami Satuan Lantas Polres Metro Jakarta Barat. Kepada Polisi, tersangka mengaku baru belajar berkendara.

"Kami masih dalami ya. Saat ini tersangka masih diperiksa. Yang bersangkutan juga sudah ditahan sejak hari Minggu kemarin," ujar dia.

Polisi mempersangkakan dengan Pasal 310 ayat 3 dan 4 Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Ancaman enam tahun kurungan penjara," tandas dia.

Baca Selanjutnya: Kronologi Kejadian...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami