Pengendara Ojek Online Ngamuk Usai Ditilang di Margonda

PERISTIWA | 30 November 2018 04:36 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Seorang driver ojek online mengamuk ketika terkena razia petugas Satuan Lalulintas Polresta Depok. Razia digelar di Jalan Raya Margonda, Beji Depok. Pengendara roda dua yang masuk jalur cepat (kanan) seluruhnya dirazia dan dilakukan penindakan.

Namun dari sejumlah yang ditindak, ada satu pengendara motor yang tidak terima dan marah-marah. Pengendara motor itu diketahui adalah driver ojek online.

Pengendara ojek online yang diketahui bernama Imannuel Nideo Fernando mengamuk dan memaki petugas kepolisian lantaran tidak terima saat akan ditilang. Kejadian itu sempat direkam oleh warga yang kemudian videonya ramai di sosial media.

Dalam tayangan terlihat bahwa pengendara itu dengan nada tinggi memarahi petugas. Peristiwa ini sempat mencuri perhatian warga. Pengendara itu mengaku mendapat perlakuan kasar dari petugas.

"Polisi kan harusnya mengayomi, ini apa? Saya dipukul, saya dibanting! Ini polisi gagal. Lain kali kalau semua mau jadi polisi nih logikanya dipakai. Udah bener apa belom?" kata Imannuel, Kamis (29/11).

Dalam rekaman tersebut juga terlihat seorang ibu-ibu yang diketahui adalah ibu dari pengendara tersebut. Lalu sang ibu ikutan memarahi petugas.

"Kau digaji pemerintah untuk apa? Bukan untuk menakuti warga," kata ibu tersebut.

Baik Imanuel dan ibunya terus saja berteriak sambil memaki petugas. Petugas lainnya pun berusaha menenangkan mereka. Bahkan ada pengendara motor lain yang berusaha menenangkan tapi justru dimarahi balik.

"Jangan di sini, malu," kata pengendara ojek online lain yang hendak melerai.

Petugas pun menyarankan agar Imanuel melapor ke Polresta Depok jika benar ada kekerasan dari petugas yang menggelar razia. Menurut petugas, Imanuel ditilang karena melanggar aturan.

"Dia melanggar pasal 287 ayat 1. Saya sudah jelaskan nanti ikut sidang. Dia malah teriak suruh saya tahan motor dia sambil mencak–mencak," kata Brigadir Candra, petugas lantas yang hendak menilang.

Imanuel pun tetap ditilang petugas. Setelah reda akhirnya driver oejk online itu pun pergi.

Baca juga:
Protes Prabowo, Sopir Ojek Online Bawa Spanduk 'Naik Ojol, Jangan Mobil Mewah Saja'
Erick Tohir: Saya Keberatan Ojek Dianggap Rendahan
Driver Perempuan Bertambah, Pelatihan Keselamatan Berkendara Harus Terus Digaungkan
Go-Jek: Penumpang Masih Ragu dengan Keterampilan Driver Perempuan
Kemenhub Sebut Risiko Berkendara Lebih Besar Terjadi pada Driver Perempuan

(mdk/fik)