Pengendara speedboat di Nunukan yang hilang ditelan ombak ditemukan tewas

PERISTIWA | 27 Januari 2018 01:36 Reporter : Nur Aditya

Merdeka.com - Rahmat (42), warga Pasar Baru, Nunukan, Kalimantan Utara, yang hilang tenggelam di perairan Muara Sungai Ular, Kamis (25/1) pagi kemarin, sore ini ditemukan tewas. Jasadnya diserahkan ke keluarganya, untuk persiapan pemakaman.

Jasad Rahmat, ditemukan 10 menit kemudian, saat tim SAR gabungan menutup operasi pencarian di hari kedua ini, sekitar pukul 17.00 Wita.

"Sudah ditemukan barusan saja, sekitar jam 05.10 sore ini tadi. Kondisi meninggal dunia," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Octavianto, Jumat (26/1) petang.

Usai penemuan, jasad korban bergegas dievakuasi menggunakan rubber boat. Mengingat, permintaan keluarga korban, untuk segera dimakamkan.

"Ya, dibawa ke rumah keluarga korban di kawasan Sungai Bolong, Nunukan, atas permintaan keluarga. Korban ditemukan, operasi pencarian selesai," ujar Octavianto.

Peristiwa itu terjadi Kamis (25/1) pagi kemarin, sekira pukul 10.00 Wita. Speedboat bermesin 40 PK yang dikemudikan Rahmat, mengangkut 4 orang penumpang satu keluarga dari dermaga Seimanggaris ke pulau Nunukan.

Di tengah perjalanan, sekitar 25 menit berlayar, dalam kondisi mesin speedboat hidup, korban memperbaiki tali speedboat yang dia kemudikan. "Tiba-tiba, ada ombak tinggi menghantam speedboat. Seketika, korban jatuh dan hilang di laut," kata Octavianto.

Empat penumpang di speedboat, sekaligus saksi mata kejadian, tidak sempat menolong korban begitu tahu korban jatuh ke laut. "Jadi ada speedboat lain yang kebetulan lewat di sekitar lokasi. Sempat mencari korban motoris Rahmat ini di perairan, tapi tidak ketemu," ujar Octavianto.

Keempat korban selamat satu keluarga itu adalah warga Jalan Utama RT 01 Seimanggaris, masing-masing Taga (46) dan istrinya Nurdiana (40), juga 2 anaknya Fauzan dan Fauziah usia 2 tahun. Mereka mendapatkan pertolongan medis untuk memulihkan trauma, dan pulang ke rumah kembali.


Hilang tiga hari usai mandi di Waduk Kedungombo, Arjuna ditemukan tewas
Dua anak terseret arus Sungai Cimanuk, satu meninggal dunia
Arjuna tenggelam saat mandi di karamba Waduk Kedung Ombo
Perahu diterjang ombak, Bunawi meninggal akibat tenggelam
Suami-istri di Kupang ditemukan tewas terseret banjir
Tak bisa berenang, kakak beradik tewas tenggelam di kolam
Wajah rusak dimakan ikan, korban speedboat tenggelam sulit diidentifikasi

(mdk/rnd)