Pengiriman Bantuan Korban Gempa di Halmahera Selatan Terkendala Akses

PERISTIWA » MAKASSAR | 22 Juli 2019 18:49 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Kementerian Sosial menyiapkan bantuan senilai Rp 1,7 miliar untuk korban gempa di Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Namun pengiriman bantuan hingga ini terkendala akses ke desa-desa yang terdampak.

"Ini masalahnya akses ke sana sangat sangat sulit, saya hari kedua kejadian sudah ke sana. Bantuan-bantuan yang sudah kami kumpulkan dari Jakarta, Makassar, Manado itu tidak bisa masuk ke lokasi bencana karena akses," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita usai melepas ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (22/7).

Agus mengaku banyak desa terdampak gempa di Kabupaten Halmahera Selatan masih terisolir. "Di pulau yang paling terdampak itu, desa-desa yang kami lihat dari atas (helikopter) itu terisolasi, dan dari desa satu ke desa lain tidak ada akses. Hanya bisa dengan sepeda motor. Bisa dibayangkan bantuan berton-ton dengan sepeda motor enggak mungkin," terang dia.

Dengan kondisi seperti itu, penyaluran bantuan bagi korban gempa di Halmahera Selatan dilakukan dengan jalur udara.

"Yang paling mungkin dengan jalan laut atau dengan udara. Tapi saat sedang ke sana, ombak sedang besar-besarnya. Banyak pemilik kapal dan nelayan tidak berani melaut. Sehingga bantuan yang sudah disiapkan tidak terdistribusikan. Begitu juga dengan helikopter, saat itu cuaca berubah dengan cepat. Hujan sederas-derasnya, kemudian cerah dan hujan kembali. Ini kondisi yang tidak bisa diprediksi membuat operasi penanganan terkendala," ceritanya.

Namun saat ini, secara bertahap bantuan sosial bagi korban gempa Halmahera Selatan, telah terdistribusi.

"Alhamdulillah bantuan sudah masuk dari Pulau Widi, dari Makassar kami sampaikan ke sana untuk mendrop desa-desa yang tidak bisa dengan darat. Mohon maaf Halmahera Selatan ini sedikit berbeda dengan Selat Sunda, tapi hari ini kami cicil karena masalah akses. Bantuan tahap pertama Rp 1,7 miliar berupa makanan, tenda-tenda," kata Agus.

Baca juga:
Mensos Serahkan Langsung Bantuan Rp1,3 Miliar Untuk Korban Gempa Halmahera Selatan
BUMN Tunjuk Antam Jadi Koordinator Bantuan Bencana Gempa Maluku Utara
Korban Gempa di Halmahera Selatan Bertambah Menjadi 6 Orang
BNPB Ungkap Akses Menuju Lokasi Terdampak Gempa di Halmahera Sulit Dilalui
Telkomsel Sebut Layanan Komunikasi di Maluku Utara Kembali Normal Pasca Gempa
BMKG Catat Gempa Susulan di Maluku Utara Sebanyak 89 Kali, 160 Rumah Rusak
Warga Labuha Mengungsi Usai Diguncang Gempa

(mdk/cob)