Pengunjung Warkop Tak Pakai Masker di Banda Aceh Dites Usap Antigen

Pengunjung Warkop Tak Pakai Masker di Banda Aceh Dites Usap Antigen
Pengelola dan Pengunjung Warkop di Aceh Dites Antigen. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 10 Mei 2021 03:33 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Pengelola dan pengunjung warung kopi (warkop) di Banda Aceh dites usap antigen saat pelaksanaan razia penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 menjelang Idulfitri 1442 Hijriah.

"Kita tidak hanya memeriksa pengunjung warkop, tapi pengelola juga kita tes rapid antigen. Kalau ada yang positif langsung dibawa ke rumah sakit," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh, Minggu (9/5).

Razia prokes di warkop hingga tempat publik dipimpin Wali Kota Aminullah Usman beserta Ketua DPRK, Kapolresta Banda Aceh, Dandim 0101/BS serta unsur Forkopimda lainnya.

Saat razia prokes semua pekerja warkop diharuskan menjalani tes usap antigen langsung di tempat, sementara pengunjung yang diwajibkan tes usap antigen jika tertangkap tidak menggunakan masker.

Aminullah mengatakan pengetatan razia prokes dilaksanakan karena kekhawatiran peningkatan kasus Covid-19 setelah lebaran, apalagi tren saat ini juga terus meningkat.

"Maka Forkopimda Banda Aceh terus melakukan razia dan tes antigen, ini sangat penting supaya tidak muncul klaster Covid-19 baru," ujarnya.

Aminullah menegaskan tanggung jawab pemerintah dalam hal ini tidak hanya mencegah kenaikan kasus. Namun, juga harus menurunkannya dan memutuskan mata rantai penyebaran virus tersebut.

Secara keseluruhan, sejauh ini belum dilaporkan secara berapa jumlah warga yang dites usap antigen dalam razia tersebut, serta hasilnya karena masih terus dilakukan pemeriksaan.

Aminullah menambahkan Satgas Covid-19 Banda Aceh saat ini juga telah menempatkan petugas di semua pusat perbelanjaan di Banda Aceh guna memastikan warga benar-benar menerapkan prokes saat berbelanja.

"Kita tempatkan petugas untuk memantau di pusat perbelanjaan, dan saya sudah lihat sendiri di sana masyarakat semuanya memakai masker," kata Aminullah. (mdk/gil)

Baca juga:
Mendagri Ingatkan Warga Tak Lengah Protokol Kesehatan hingga Muncul Klaster Covid-19
Pengunjung Berkerumun, 2 Warung Angkringan di Semarang Ditertibkan Satpol PP
Malam Minggu, 125 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi di Padang
Penjagaan TNI-Polri di Pasar Tanah Abang Selesai 9 Mei
Satpol PP DKI Minta Pengelola Wisata dan Mal Ingatkan Warga Jangan Berkerumun

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami