Pengusaha Keluhkan Perizinan, Ketua KPK Dorong Sinkronisasi OSS dengan PTSP

PERISTIWA | 9 Desember 2019 12:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan keluhan pengusaha yang diterima pihaknya adalah soal perizinan. Karenanya Agus mendorong permasalahan ini diperlukan koordinasi dan supervisi yang lebih kuat dari pemerintah.

"Salah satu dikeluhkan oleh pengusaha itu adalah masalah perizinan, masalah ini memerlukan koordinasi dan supervisi yang lebih kuat. Salah satunya dengan mendorong online single submission atau OSS," kata Agus saat berpidato di Hari Antikorupsi Sedunia di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/12).

Agus melanjutkan, selain OSS dalam waktu bersamaan sebetulnya pemerintah juga telah menerapkan PTSP atau pelayanan terpadu satu pintu yang menurut Agus sudah mendapat pencapaian hingga 60 persen.

"Mensinkronkan OSS dan PTSP itu satu agenda sendiri yang cukup besar oleh karena itu kami sangat berharap pengawasan terhadap sinkronisasi ini agar lebih diintensifkan," jelas Agus.

Agus berharap, sinkronisasi OSS dan PTSP nantinya tidak lagi memberatkan beban kerja terkait perizinan ke depannya. Sebab, ke depan banyak Undang-Undang dan kebijakan sektor yang seolah-olah memberikan beban tambahan pada mereka yang bekerja di perizinan di daerah-daerah.

"Ini pasti memerlukan perhatian yg lebih besar lagi, nah mensinkronkan OSS dan PTSP itu satu agenda sendiri yang cukup besar," kata Agus.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
1 Desember 2019, Pembuatan Nomor Pendaftaran Barang Bisa Dilakukan Online
VIDEO: Beri Kemudahan untuk Investor, Pemerintah Segera Sederhanakan Perizinan
Menko Darmin: Urus IMB Kini Bisa Lewat Online
KPPOD Temukan Daerah Belum Terapkan Izin Terintegrasi, Termasuk Jakarta dan Surabaya
Peneliti Temukan 3 Hambatan Pelaksanaan Online Single Submission
Aksi Mahasiswa UI dan Walhi Tolak PP OSS di Istana Merdeka

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.