Pengusaha travel puji inovasi pariwisata di Banyuwangi

PERISTIWA » MALANG | 4 Januari 2018 09:48 Reporter : Nanang Ichwan

Merdeka.com - Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bukan hanya menguntungkan masyarakat dan pendapatan daerah setempat saja. Namun, pesatnya perkembangan pariwisata di Bumi Blambangan itu juga dinikmati oleh pengusaha di luar daerah.

Salah satunya, pengusaha yang bergerak di bidang jasa transportasi, tour & travel yang berada di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ikut menikmati keuntungan berkat pesatnya perkembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi.

Salah satu karyawan jasa transportasi Imma Trans Tour & Travel, Muhammad Arif Salamin, mengaku, sebulan sekali pihaknya menerima order mengantarkan wisatawan domestik maupun turis mancanegara untuk berlibur dengan tujuan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi.

"Alhamdulillah hampir satu bulan sekali, kami ada order dari wisatawan domestik dan mancanegara untuk liburan ke pariwisata di Banyuwangi," ujarnya, ketika ditemui merdeka.com, Rabu (3/1), di Jalan Sultan Agung, Sidoarjo, Jawa Timur.

Arif menceritakan, semenjak lima tahun terakhir, pihaknya mulai kerap menerima order wisatawan berlibur ke Banyuwangi, karena kondisi pariwisata mulai dikelola dengan baik dan ramai diberitakan.

"Dulu kami biasa terima order liburan di Jawa Timur, hanya ke pariwisata di Malang saja, kadang ke Bali," kata dia.

Arif melanjutkan, perubahan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi cukup pesat dan mulai diminati wisatawan sejak tahun 2013 silam.

"Sejak yang menjabat Bupati Pak Azwar Anas, banyak perubahan pariwisata di tempat itu, banyak inovasi untuk memperkenalkan pariwisata juga," ucapnya.

Bukan hanya itu, kata Arif, sejumlah pembangunan infrastruktur, akses menuju pariwisata Banyuwangi bertambah baik, bahkan, penginapan dan makanan juga sangat terjangkau.

"Kondisi sekarang dengan dulu jauh berbeda. Kalau dulu pariwisata Banyuwangi jarang yang berkunjung. Saya sudah 17 tahun bekerja di jasa transportasi pariwisata, baru lima tahun terakhir ini sering mengantarkan wisatawan ke Banyuwangi," ungkap pria 40 tahun itu.

Menurut Arif, mayoritas wisatawan yang diantar berlibur ke Banyuwangi mengunjungi destinasi wisata di antaranya, Pulau Kawah Ijen, Teluk Hijau, Pantai Boom dan Watudodol.

"Beberapa tempat itu wisatawan biasanya sering kami antarkan. Wisatawan kami jemput di Bandara Juanda, lalu kami antar ke wisata itu," jelasnya. Bahkan, jasa transportasinya sempat diboking oleh rombongan Mahkamah Agung (MA) untuk mengantar berlibur di Banyuwangi.

Meski demikian, Arif mengaku bersukur mendapat keuntungan dari perubahan pariwisata di Banyuwangi, meskipun dirinya bekerja dan menetap di Sidoarjo.

"Kami juga mendapat keuntungan dari wisatawan berlibur ke Banyuwangi yang menggunakan jasa transportasi yang kami sediakan," katanya.

(mdk/paw)