Penikam Wiranto Pernah Frustrasi Usai Cerai dengan Istri Pertama & Pergi ke Malaysia

PERISTIWA | 10 Oktober 2019 21:17 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Penikam Menkopolhukam Wiranto, Syahrial Alamsyah Alam alias Pal (51) pernah pergi ke Malaysia tahun 1999. Teman dekat Alam, Alex (39) bercerita, saat itu Alam baru frustrasi karena berpisah dengan istri pertamanya, Kanti Neta.

"Dia tak lama di Malaysia, paling sekitar 5 bulan. Tapi setelah pulang dari Malaysia berubah kali dia. Malah dia ngajak kita untuk berubah," ucap Alex.

Sepulang dari Malaysia, Alex yang berubah kemudian bertemu Yuni, perempuan muda yang tinggal di Medan Timur pada awal 2000-an. "Karena keluarga si perempuan tidak setuju, mereka 'nikah tembak' di kawasan Hamparan Perak," jelasnya.

Untuk menghidupi keluarganya, Alam yang merupakan sarjana hukum membuka usaha air isi ulang. Dia juga membuka rental PlayStation.

Dari pernikahannya dengan Yuni, Alam dikaruniai dua anak perempuan, Ra dan Ra. Keduanya berjarak sekitar 4 tahun. Saat ini mereka telah remaja.

"Anaknya yang pertama sempat sekolah SD di Krakatau sampai kelas 2, tapi setelah itu berhenti. Soalnya dia menentang sekali Pancasila," ucap Alex.

Saat Ra baru berusia 10 hari, orang tua Yuni berhasil memisahkan mereka. Alam digugat cerai bahkan sempat dipolisikan. Mereka pun berpisah.

Pada 2013, Alam sempat menunjukkan materi dari Syria. Dia mengajak Alex bergabung, namun pria ini menolak. "Tapi waktu bicara sama dia saya iyakan saja. Kalau saya bantah kan enggak enak. Padahal di hati kita NKRI harga mati," ucapnya sambil tertawa.

Bahkan, Alex sempat diajak Alam ikut proyek di Palu. Hasil dari pekerjaan itu rencananya ditabung untuk berangkat ke Syria. Namun proyek di Palu itu gagal.

Setelah itu Alex pindah ke kawasan Mabar sehingga lama tidak bertemu dengan Alam. Terakhir mereka bertemu di rumah Alam di Jalan Alfaka VI pada 2015. "Di situ saya dikenalkan dengan istrinya yang baru, kabarnya orang luar," ucap Alam.

Tak lama setelah pertemuan terakhir itu, rumah Alam digusur untuk proyek Tol Medan-Binjai. Dia dan istrinya dikabarkan pindah ke Martubung.

Empat tahun berselang, Kamis (10/10), kabar mengejutkan didengar Alex dari wartawan. Temannya itu disebutkan menikam Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten. "Aku terkejut bukan karena apa. Aku terkejut, 'Kok jadi juga ya?' Gemblung," ucapnya.

Sementara Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengatakan Syahrial tidak memiliki catatan kriminal di wilayah hukumnya. "Belum ada, karena pelaku sudah lama merantau dan tidak tinggal di Medan lagi sejak 2016," ucapnya.

Baca juga:
Wiranto Ditusuk, Pengamanan Dasar Diberlakukan ke Seluruh Pejabat Negara
VIDEO: Menyusuri Rumah Kontrakan Pelaku Penusukan Wiranto
Penyerangan Wiranto Telah Mencoreng Kehormatan Masyarakat Banten
Wiranto Ditusuk, Gubernur Jabar Minta Aparat Tingkatkan Kewaspadaan
Polres Brebes Geledah dan Pasang Garis Polisi di Rumah Pelaku Penusukan Wiranto
Usai Jalani Operasi 3 Jam, Wiranto Dipindah ke Ruang ICU RSPAD

(mdk/cob)