Penjahat Kambuhan di Kebumen Nekat Curi Motor untuk Mengojek

Penjahat Kambuhan di Kebumen Nekat Curi Motor untuk Mengojek
PERISTIWA » BANYUWANGI | 27 Mei 2020 15:05 Reporter : Abdul Aziz

Merdeka.com - Residivis kambuhan, RS (24) warga Desa Karangsambung, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen kembali berurusan dengan polisi. Dia nekat mencuri kendaraan bermotor di halaman masjid. Alasan RS, ia butuh kendaraan untuk mengojek.

RS sebelumnya telah divonis 9 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Kebumen. Saat itu pada tahun 2016, ia terbukti melakukan tindak pencurian. Kemudian pada tahun 2019, RS juga dihukum karena ketahuan mencuri kendaraan.

"Modusnya tersangka mengamati lengahnya korban. Saat dirasa aman kendaraan bermotor itu didorong dan dinyalakan di tempat lain. Kendaraan yang dicuri, kendaraan yang lubang kuncinya sudah rusak," kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, (27/5).

Setelah berhasil membawa pulang kendaraan curian, RS mengecat warna pink. Tujuannya agar motor curian itu tak lagi dikenali pemiliknya.

Kendaraan curian itu juga dimodifikasi agar lari kencang. Dalam kesehariannya, sepeda motor curian oleh RS digunakan untuk ngojek.

"Saya tidak punya motor Pak. Ini motor saya gunakan sehari-hari untuk ngojek," tutur RS pada polisi.

Akibat perbuatannya, RS dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan. Ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. (mdk/cob)

Baca juga:
Meski Bawa Jimat, Pencuri Sepeda Motor Gagal Kabur karena Terhalang Portal
Ketahuan Curi Motor, Perempuan di Banyuwangi Ditinggal Kabur Pacar
Curi Motor, Seorang Ibu Rumah Tangga di Garut Dicokok Polisi
Baru Saja Bebas Karena Program Asimilasi, 2 Bandit Ditembak Mati Usai Curi Motor
Mobil Dokter Tirta jadi Korban Pecah Kaca di Serpong, Dokumen dan Laptop Raib
Ditinggal Sebentar Kirim Barang, Motor Rian Raib Dicuri Maling di Tambora

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami