Penjelasan Mabes Polri Soal Tewasnya Tiga Mahasiswa Saat Kerusuhan Wamena Papua

PERISTIWA | 23 September 2019 20:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mabes Polri telah menerima laporan korban tewas saat demo berujung kerusuhan di Waena, Jayapura, Senin (23/9). Tiga warga sipil yang tewas adalah mahasiswa. Satu orang lainnya adalah prajurit TNI.

"Akibat tindakan itu, ada tiga yang diduga mahasiswa eksodus meninggal dunia, kemudian 20 luka-luka," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/9).

Dari penjelasan Dedi, aksi anarkis dilakukan pendemo terjadi di kawasan Expo, Waena. Bermula saat mereka hendak dipulangkan dari halaman Universitas Cenderawasih. Di perjalanan, peserta aksi minta diturunkan. Menurut Dedi, massa aksi langsung menyerang anggota TNI dan Polri.

Dia mengatakan, mahasiswa eksodus itu melakukan penyerangan membabi buta terhadap aparat TNI Polri yang mengevakuasi mereka dari Universitas Cendrawasih (Uncen).

"Langsung melakukan serangan juga ke anggota Brimob yang mengantarkan mereka. Enam anggota brimob alami luka berat juga, baik benda tumpul dan bacokan," jelas dia.

Menurut Dedi, dalam situasi itu, polisi melakukan tindakan sesuai Peraturan Kapolri No.1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian (Perkap No 1/2009) dan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2009 tentang Sistem Laporan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Polisi melumpuhkan para pelaku penyerangan.

"Saat ini untuk anggota TNI Polri, kemudian mahasiswa yang luka dan meninggal dunia dirawat di RS Bhayangkara Papua," ucap Dedi.

1 dari 1 halaman

318 Mahasiswa Diamankan

Polisi mengamankan ratusan mahasiswa eksodus yang terlibat kerusuhan di kawasan Expo Waena, Jayapura, Papua.

"Sudah diamankan 318 mahasiswa yang diduga ikut melaksanakan tindakan anarkis maupun terlibat di dalam kegiatan demo yang spontanitas tersebut," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019).

Sejauh ini, sebanyak 20 orang mengalami luka-luka dan 6 personel brimob masih dalam kondisi kritis. Seluruhnya menjalani penanganan di Rumah Sakit Bhayangkara Papua. Sejauh ini polisi masih mendalami peran mahasiswa-mahasiswa yang diamankan.

"Tinggal dipilah-pilah siapa yang terlibat penganiayaan, provokasi, atau ikut-ikutan saja. Malam ini juga," ucap Dedi.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Rusuh di Wamena Papua, Ribuan Warga Mengungsi ke Mapolres dan Kodim Jayawijaya
Kapendam Cendrawasih: Situasi Wamena dan Jayapura Sudah Kondusif
Empat Orang Tewas Demo Rusuh di Waena: Tiga Sipil dan Satu TNI AD
Hoaks Berujung Petaka di Wamena
16 Orang Tewas dalam Kerusuhan Wamena
Soal Kerusuhan di Wamena, Jokowi Minta Masyarakat Kroscek Setiap Informasi