Penjelasan Pakar Soal Tes PCR Lebih Akurat Identifikasi Virus Corona

Penjelasan Pakar Soal Tes PCR Lebih Akurat Identifikasi Virus Corona
PERISTIWA | 15 April 2020 11:25 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa tes Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) lebih akurat mengidentifikasi Virus Corona atau Covid-19 pada tubuh seseorang. Pasalnya, ini untuk pemeriksaan virus bukan antibodi pada manusia.

"Ini pemeriksaan lebih akurat karena pemeriksaan terhadap virus bukan antibodi," kata Wiku di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (15/4).

Katanya, RT PCR adalah teknik pemeriksaan di laboratorium yang caranya kerjanya membalik virus RNA ke DNA.

Sehingga, alat itu bisa membaca dengan cepat apakah seseorang memiliki penyakit itu di dalam tubuhnya atau tidak. Selain itu, Wiku mengatakan, RT PCR ada tes kedua yang bisa dilakukan untuk mengidentifikasi Virus Corona tersebut dengan menggunakan alat rapid test.

"Tes itu paling mudah ada dua jenis, pertama screening gunakan rapid test, rapid itu tes cepat hasilnya cepat," ujar Wiku.

Dalam pemeriksaan rapid test sendiri, lanjut Wiku terdapat dua metode pemeriksaan yaitu mengukur antibodi dan menilai antigen antivirus. Namun, untuk di Indonesia antigen antivirus masih jarang.

"Fungsi rapid test antibodi efektif ukur kalau di dalam tubuh sudah ada antibodi, biasanya ada gejalanya dahulu itu reaksi tubuh lawan virus, antibodi itu yang diukur oleh tes cepat itu," ujar Wiku.

"Misalnya kita sehat atau OTG disitu kita sehat kalau diuji rapid test hasilnya bisa negatif karena belum ada gejala atau baru saja tapi antibodinya belum cukup, hasilnya bisa negatif. Tergantung setelah 7 hari di tes lagi kalau alat tes kualitas harusnya dia positif tapi kalau sembarang bisa aja hasilnya negatif," bebernya.

Oleh sebab itu, diri mengimbau, rapid tes dilakukan pada waktu yang tepat. Selain itu, pengujian rapid test dan RT PCR harus dilakukan oleh tenaga kesehatan, jangan dilakukan sembarang orang.

"Petugas kesehatan yang harus melakukan karena miliki risiko. Seperti saat mengambil sampel darah di jari seorang pasien," tutur Wiku. (mdk/rhm)

Baca juga:
Pemerintah Sudah Periksa 20 Ribu Spesimen Terkait Virus Corona
Penjelasan Lengkap 3 Jenis Tes Corona yang Digunakan di Indonesia
6 Pasien Positif Corona di Magetan Ternyata Sekeluarga, Ini 3 Fakta Terbarunya
4 Fakta Rapid Test Covid-19 yang Akan Dilakukan Massal di Indonesia
VIDEO: Kehebatan Korsel Tangani Corona Sampai Ditiru Indonesia
Positif Corona, Andrea Dian Cerita Dokter & Perawat Kewalahan di Rumah Sakit

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami