Penjelasan Polri Soal Video Viral Brimob Pukuli Pria di Kampung Bali

PERISTIWA | 25 Mei 2019 08:20 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi meluruskan video viral sejumlah personel Brimob memukuli seorang pria dan tewas pada Kamis (23/5). Kejadian tersebut disebut berada di halaman Masjid Al-Huda, Jalan Kampung Bali XXXIII No.3, RT.2/RW.10, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan video yang viral tersebut hoaks. Menurutnya, pria yang ada dalam video tersebut adalah seorang perusuh aksi 22 Mei atas nama Andri Bibir berusia 30 tahun.

"Ternyata pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kita amankan atas nama A alias Andri Bibir," kata Dedi di Polda Metro Jaya, Sabtu (25/5).

Dedi mengungkapkan, peran Andri Bibir dalam kerusuhan 22 Mei yakni menyediakan batu bagi perusuh lain untuk membuat rusuh dan menyerang petugas. Selain batu, Andri juga bertugas menyuplai air ke teman-temannya yang terkena gas air mata untuk mencuci muka.

"Batu itu disiapkan tersangka Andri Bibir untuk disuplai kepada teman-temannya yang melakukan demo. Demo ini tidak spontan, artinya by setting untuk menciptakan kerusuhan. Dia juga menyiapkan jerigen berisi air agar teman-temannya yang terkena gas air mata bisa cuci muka dengan air di jerigen ini," terangnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan pemukulan terhadap Andri lantaran kabur usai tepergok berperan dalam kerusuhan 22 Mei.

"Tersangka Andri Bibir ini waktu lihat anggota, langsung dia mau kabur karena merasa salah. Ketakutan dia. Dikepung oleh anggota pengamanan," jelas Dedi.

Baca juga:
Pemprov DKI Habiskan Rp 465 Juta Perbaiki Pagar & Taman Rusak Pasca-Kerusuhan 22 Mei
PKS DKI Tegaskan Tak Pasok HT untuk Kerusuhan 22 Mei
Luka Tembak Menembus Perut, Remaja Korban Demo 22 Mei di Pontianak Dimakamkan
Anies: Datang ke Rumah Korban Demo 22 Mei Bukti Gubernur Tidak Diam Saja
Pengusaha Sebut Demo 22 Mei Tak Berdampak Pada Investasi di Indonesia

(mdk/ray)