Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Banjarmasin Tiadakan Pawai Malam Takbiran

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Banjarmasin Tiadakan Pawai Malam Takbiran
Ilustrasi. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia
PERISTIWA | 12 Mei 2021 07:25 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan meniadakan gelar budaya pawai malam takbiran saat malam perayaan Idul Fitri pada 1442 Hijriah atau tahun 2021 ini.

"Tidak ada acara pawai malam takbiran tahun ini, semua di rumah saja," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Al-Haq di Banjarmasin, Selasa (11/5) seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, pandemi Covid-19 yang penularannya masih tinggi di daerah ini hingga semua harus menghindari adanya potensi terjadi kerumunan massa, termasuk gelar pawai malam takbiran yang biasa setiap tahun sebagai budaya menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kota Banjarmasin. Kegiatan ini biasanya diikuti ribuan orang yang ditonton lebih banyak lagi.

Memang, kata Ikhsan, gelar pawai malam takbiran menjadi agenda pariwisata Kota Banjarmasin, hingga dibuat semeriah mungkin untuk menarik wisata.

Kegiatan ini pun biasa melibatkan banyak kelompok masyarakat dari berbagai kecamatan yang menghiasi kendaraannya dengan penuh lampu hias untuk berkeliling kota menyerukan kata takbir hari kemenangan.

"Ini jadi khazanah kebudayaan di daerah kita, tapi karena pandemi Covid-19 ini, semua harus menghindari kerumunan, maka ditetapkan tidak digelar sementara," paparnya.

Ini juga sesuai dengan surat edaran Pemerintah Kota Banjarmasin tertanggal 10 Mei tentang penutupan sementara tempat wisata, jasa wisata, jasa hiburan dan rekreasi, mal, kafe, rumah makan atau restoran serta tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan di wilayah Kota Banjarmasin.

Surat edaran ini menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 10 tahun 2021 tanggal 3 Mei 2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus Corona tersebut.

"Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir, hingga Idul Fitri akan datang dapat kita gelar lagi, sementara ini semua harus sabar," ucapnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Banjarmasin Tiadakan Pawai Malam Takbiran
Ridwan Kamil Imbau Kepala Daerah Salat Id di Rumah, Tunda Kegiatan Silaturahmi
Masuk Zona Oranye, Pemkot Tasikmalaya Pastikan Gelar Salat Id di Masjid Agung
Mudik Dilarang, Pemerintah Ajak Belanja Online untuk Keluarga di Kampung Halaman
Tetap Buka, TSI Cisarua Terapkan Prokes Ketat saat Libur Lebaran
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh Pada Kamis 13 Mei 2021

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami