Penularan Covid-19 Meningkat di Kota Batu, Didominasi Klaster Keluarga

Penularan Covid-19 Meningkat di Kota Batu, Didominasi Klaster Keluarga
PERISTIWA | 4 Desember 2020 22:34 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Kota Batu menyatakan, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kota Batu yang saat ini kembali masuk pada zona merah. Peningkatan penyebaran virus corona berasal dari penyebaran pada lingkungan keluarga.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, sebaran virus corona di wilayah Kota Batu, bukan disebabkan karena adanya kunjungan wisatawan yang datang di kota tersebut, Namun berasal dari penyebaran klaster keluarga.

"Perlu diingat, bukan dari pariwisata, akan tetapi berasal dari klaster keluarga," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (4/12).

Dia menambahkan, pihaknya mengajak seluruh satuan tugas penanganan Covid-19 mulai dari tingkat dusun, untuk bisa mengingatkan masyarakat Kota Batu, terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan pada saat beraktivitas di luar rumah.

Jika didapati masih banyak masyarakat yang melanggar penerapan protokol kesehatan pada saat beraktivitas di luar rumah, lanjut Dewanti, pihaknya akan meminta para aparat untuk melakukan penindakan terkait pelanggaran protokol kesehatan.

"Kalau masih tidak menurut, aparat TNI, dan Polres Batu akan bertindak," ujarnya.

Dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, Kota Batu kembali masuk pada zona merah penyebaran Covid-19. Tercatat, total kasus konfirmasi positif Covid-19 mencapai 799 orang, dengan penambahan sebanyak 33 kasus pada 3 Desember 2020.

Salah satu wilayah yang menjadi tempat penyebaran Covid-19 adalah di Desa Tlekung, dan Desa Songgokerto, Kota Batu. Warga yang sakit, enggan dirawat di rumah sakit, dan ada interaksi dengan masyarakat lain.

Sementara itu, Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo menambahkan, pihaknya akan melakukan operasi yustisi dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran warga Kota Batu, terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan pada saat beraktivitas di luar rumah.

"Sesuai arahan pimpinan, kami akan menegakkan operasi yustisi, menegakkan kedisiplinan masyarakat, dan ini perlu kerja sama dari semua pihak," terangnya.

Dari total keseluruhan sebanyak 799 kasus konfirmasi positif di Kota Batu, sebanyak 649 orang telah dinyatakan sembuh, 74 orang dilaporkan meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan. (mdk/fik)

Baca juga:
Moeldoko: Penanganan Covid-19 di Jawa Barat Berjalan Baik
INFOGRAFIS: Cara Orangtua Membiasakan Anak Menggunakan Masker
Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ratusan Siswa SMK di Semarang Positif Covid-19
PAN: Kasus Covid-19 Lebih Tinggi di Daerah Tidak Melaksanakan Pilkada
Perdagangan Ekspor-Impor di Masa Pandemi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami