Penumpang Tak Pakai Masker, Sopir Gojek Berhak Cancel & Tak Dipenalti

Penumpang Tak Pakai Masker, Sopir Gojek Berhak Cancel & Tak Dipenalti
PERISTIWA | 10 Juni 2020 15:17 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Layanan transportasi daring Gojek memberikan kelonggaran terhadap mitra maupun pengemudi. Yakni, dengan tidak memberikan penalti jika terdapat orderan yang dibatalkan atau dicancel melalui layanan Goride dan Gocar apabila keduanya tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tak mengenakan masker.

"Baik mitra driver maupun konsumen bisa cancel (pesanan layanan penumpang) kalau ada satu di antaranya yang tidak pakai masker," kata Senior Vice President Transport Marketing Gojek, Monita Moerdani melalui konferensi virtual, Rabu (10/6).

Monita mengatakan kelonggaran tersebut dapat dimaklumi karena menunjukkan bahwa telah terbentuk kesadaran kolektif, baik bagi mitra pengemudi maupun penumpang, dalam adaptasi pemberlakuan normal baru.

Berdasarkan Jadwal Pembukaan Transisi Fase I yang dipaparkan Pemprov DKI, Kamis (4/6), layanan transportasi dengan sepeda motor termasuk GoRide dapat membuka 100 persen layanan mulai Senin (8/6).

Untuk menyambut kebijakan tersebut, Gojek sudah membuat prosedur dengan mengedepankan aspek kebersihan dan kesehatan.

Gojek mewajibkan mitra pengemudi untuk menggunakan masker, sarung tangan dan hand sanitizer sebagai syarat untuk menjalankan order, sesuai dengan peraturan pemerintah.

Gojek juga mengimbau penumpang GoRide untuk membawa helm SNI pribadi.

"Kami memberlakukan protokol kesehatan yang sesuai dengan peraturan yang dibuat pemerintah. Mitra dan konsumen harus pakai masker, pelanggan untuk membawa helm sendiri, hingga pembatasan jumlah orang di mobil (untuk Gocar)," kata Monita.

Dari segi teknologi, Gojek telah menambah fitur informasi kesehatan mitra dalam aplikasi, yang memungkinkan pengguna mengetahui suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mitra driver melalui aplikasi Gojek. Seperti diberitakan Antara. (mdk/rhm)

Baca juga:
Pengemudi atau Penumpang Gojek Tak Pakai Masker, Pesanan Bisa Dibatalkan
Cerita Ojek Online asal Bekasi Pindah Narik ke Jakarta Cari Orderan Penumpang
Ojek Online Masih Belum Boleh Angkut Penumpang di Bogor
Ojol Gunakan Pelindung Pembatas Antar Penumpang
Pakai Pembatas Plastik, Ojek Online di Solo Terapkan Protokol Kesehatan
PSBB Transisi, Ojek Online Kembali Angkut Penumpang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami