Penyebab UN kacau belum jelas, M Nuh minta masyarakat sabar
PERISTIWA | 6 Mei 2013 09:45 Reporter : Al Amin

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh meminta masyarakat bersabar untuk mendapatkan hasil investigasi terkait amburadulnya ujian nasional (UN) SMA. Dia mengatakan, jika semua hasil investigasi sudah lengkap, Kemendikbud akan menyampaikan.

"Jadi kalau sudah saya buka berarti sudah ada hasilnya berarti oleh karena itu saya pelajari terlebih dahulu tidak serta merta, selesai diserahkan terus saya umumkan," kata M Nuh seusai melakukan sidak UN di SD Bhakti, Jakarta Barat, Senin (6/5).

M Nuh mengatakan, badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) masih belum menyelesaikan tugasnya, salah satunya mengumumkan hasil evaluasi penilaian SMA. "Misalkan saja kalau kita berikan sanksi sekarang, siapa yang akan melanjutkan terhadap perjalanan ini. Apa tidak akan kacau," ujar M Nuh.

Ia menambahkan, jika petugas yang tengah bertugas diberikan sanksi, dipastikan akan ada efek secara psikologis. Selain itu, pemberian sanksi ini juga akan berimplikasi terhadap kinerja panitia penyelenggara UN.

"Apa kita bentuk panitia baru. Kan tidak mungkin. Oleh karena itu sabar. Kita berikan kesempatan sampai menuntaskan pekerjaannya ini. Begitu pekerjaan pokoknya sudah selesai itu waktu yang paling tepat untuk menyampaikan," ujarnya.

Sebelumnya, UN 2013 mengalami sejumlah persoalan. 11 Provinsi mengalami penundaan pelaksanaan UN tingkat SMA. 11 Provinsi itu adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Di daerah ini terdapat 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK.

(mdk/has)

TOPIK TERKAIT