Penyelamatan Dramatis Paus Terdampar di OKI Selama 3 Hari

Penyelamatan Dramatis Paus Terdampar di OKI Selama 3 Hari
Penyelamatan Puas Terdampar di OKI. ©2021 Istimewa
PERISTIWA | 26 Januari 2021 19:37 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Tiga hari berjuang, tim gabungan akhirnya berhasil menyelamatkan ikan paus yang terjebak lumpur di Sungai Kong, Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Tim gabungan dari Dinas Perikanan, PSDKP, TNI AL, Dinas Perhubungan, Polairud Polres OKI, bersama warga setempat berjibaku menyelamatkannya.

Setelah dilakukan penyelamatan secara dramatis, akhirnya Ikan paus tersebut berhasil bebas digiring ke laut lepas, Selasa (26/1). Camat Tulung Selapan Jemy mengungkapkan, paus tersebut sempat stres setelah berhasil dievakuasi. Ketika sudah masuk air dalam, nampak masih berputar-putar sehingga harus digiring ke tengah laut.

"Proses evakuasi telah selesai dan ikan paus tersebut masih hidup, namun terlihat kondisinya masih stres lantaran masih berputar-putar, maklum tiga hari terjebak di lumpur," ungkap Jemy.

Dikatakan, evakuasi dilakukan dengan cara membuat alur di lumpur untuk memudahkan menariknya. Penarikan berlangsung selama tujuh jam, mulai pukul 01.00 WIB hingga pukup 08.00 WIB.

"Awalnya ditarik pakai speedboat, namun tidak berhasil. Lalu diganti dengan menggunakan kapal nelayan, belum berhasil juga. Akhirnya dibuat alur dan ditarik pakai speedboat dan kapal nelayan, alhamdulillah berhasil, paus itu kembali ke laut dalam," ujarnya.

Dia menjelaskan, penyelamatan awalnya sudah dilakukan warga setempat. Namun terkendala kondisi air yang surut dan tebalnya lumpur.

"Kami apresiasi kekompakan warga yang berusaha menyelamatkan paus itu, kerja mereka diacungi jempol," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, seekor paus terdampar di Sungai Kong, Desa Sungai Pedade, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Di buntut ikan sepanjang tujuh meter itu terdapat luka besar.

Camat Tulung Selapan Jemy mengungkapkan, lokasi terdamparnya paus berada di bibir pantai berlumpur tak jauh dari pemukiman, Minggu (24/1) pagi. Disinyalir paus itu terjebak di lumpur saat air pasang.

"Benar, ada paus terdampar di Sungai Kong, di bibir pantai berlumpur," ungkap Jemy, Senin (25/1).

Dikatakan, warga sudah berusaha menarik paus seberat setengah ton itu dengan cara ditarik dua unit speedboat. Namun, tebalnya lumpur membuat upaya warga tak membuahkan hasil.

"Dari kemarin sudah diusahakan ditarik ke laut, tetapi tidak berhasil karena lumpurnya terlalu dalam dan paus itu terlalu berat," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya sudah melaporkan penemuan ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumsel dam Dinas Perikanan OKI. Dari pemeriksaan, terdapat luka di buntut ikan yang menyebabkannya tak bisa ke laut lepas.

"Ada luka di buntut, tetapi tidak tahu penyebabnya," kata dia.

Jemy menambahkan, Sungai Kong berada di pesisir Laut Bangka dan terdapat area yang disebut laut dalam. Di sana terdapat populasi paus yang kerap ditemukan nelayan di tengah laut.

"Untuk jenis paus yang terdampar belum teridentifikasi, kami serahkan sepenuhnya ke BKSDA dan Dinas Perikanan," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Seekor Paus Terdampar di Sungai Kong OKI
Evakuasi Bangkai Paus 13 Meter di Pantai Bali
Bangkai Paus Sepanjang 13 Meter Terdampar di Pantai Canggu Bali
Penguburan Paus Sirip Jadi Tontonan Warga Chile
Penemuan Kerangka Paus Purba Berusia 5.000 Tahun di Thailand
Puluhan Paus Pilot dan Lumba-Lumba Mati Terdampar di Selandia Baru

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami