Penyelundupan 1.673 Bal Rokok Ilegal Asal Singapura Berhasil Digagalkan

Penyelundupan 1.673 Bal Rokok Ilegal Asal Singapura Berhasil Digagalkan
Pelaku penyelundupan rokok ilegal asal Singapura. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 29 Maret 2021 04:32 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Upaya penyelundupan 1.673 bal rokok asal Jurong, Singapura, berhasil digagalkan oleh Guskamla Koarmada I. Barang tidak resmi tersebut senilai Rp5,019 miliar. Akan diselundupkan dengan tujuan Tanjungberakit Kepulauan Riau yang singgah di Pelabuhan Batuampar.

"Pada Sabtu (27/3), KRI Alamang melaksanakan pengejaran pemeriksaan dan penangkapan KM Karya Sampurna yang diduga melakukan kegiatan ilegal mengangkut barang ilegal," kata Komandan Guskamla Koarmada I Laksamana Pertama Yayan Sofiyan di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (28/3). Dikutip dari Antara.

Penyeludupan rokok tanpa cukai Indonesia itu menggunakan modus baru, yaitu memasukkan barang ilegal ke kontainer melalui pintu masuk resmi Pelabuhan Batuampar, kemudian dipindahkan ke kapal lain dengan alasan tujuan luar negeri. Padahal sejatinya dikirim ke wilayah Indonesia.

Dalam kasus itu,1.673 bal rokok yang disimpan dalam dua kontainer itu diangkut dari Jurong Singapura menggunakan kapal tongkang ke Batam.

Sesampainya di Pelabuhan Batuampar, barang ilegal itu dipindahkan ke KM Karya Sampurna untuk melanjutkan pelayaran. Kepada aparat, nahkoda mengaku barang ilegal itu akan dibawa ke Songkhla Thailand.

"Setelah kami periksa dengan detail dan teliti, (petugas) KRI Alamang tidak menemukan dokumen imigrasi menuju Songkhla," kata dia.

Selain itu, volume bahan bakar kapal juga relatif sedikit untuk digunakan berlayar hingga Songkhla Thailand.

Dalam pemeriksaan, nahkoda akhirnya mengakui kapal tidak berlayar menuju Songkhla. Melainkan ke Tanjungberakit di Bintan Kepulauan Riau, untuk berganti kapal lagi.

"Berarti ada pelanggaran," kata dia. Pada surat izin berlayar kapal menuju Songkhla Thailand, namun kenyataannya direncanakan ke tempat yang berbeda.

Ia menyatakan, jajaran pengamanan laut telah memahami pola baru penyelundupan tersebut. "Ini buktinya kami tangkap," kata dia.

Dalam kasus itu, pihaknya turut mengamankan delapan orang ABK, dan seluruhnya WNI. Kasus itu akan dikembangkan oleh penyidik Lanal Batam. (mdk/cob)

Baca juga:
Mengaku Mau ke Thailand, Kapal Pembawa Rokok Ilegal Senilai Rp5 M Ditangkap TNI
Bea Cukai Banten Musnahkan Barang Sitaan, Kerugian Capai Rp19,5 M
1,6 Juta Batang Rokok Ilegal Berpita Cukai Bekas Pakai Diamankan di Solo
Bea Cukai Surakarta Sita 2.160.000 Batang Rokok Ilegal
Polisi Sita 305 Kardus Rokok Ilegal di Limapuluh Kota
Tekan Rokok Ilegal, Pemerintah Fokus Bentuk Kawasan Industri Hasil Tembakau

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami