Penyidikan Tragedi Meninggalnya 2 Bobotoh, Polisi Periksa Saksi dari Manajemen Persib

Penyidikan Tragedi Meninggalnya 2 Bobotoh, Polisi Periksa Saksi dari Manajemen Persib
Bobotoh demo di Gedung Sate. ©2018 Merdeka.com
NEWS | 25 Juni 2022 22:02 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Kasus dua pendukung Persib Bandung yang meninggal dunia sudah memasuki tahap penyidikan. Sejumlah saksi sudah diperiksa, termasuk dari unsur manajemen klub.

Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan, proses hukum terus berjalan secara profesional.

"Kami melakukan penyidikan dugaan pasal kelalaian menyebabkan meninggalnya orang lain," kata dia di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Sabtu (25/6).

Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Di antaranya dari unsur suporter, anggota polisi yang melakukan penjagaan di lokasi kejadian, hingga manajemen Persib Bandung.

"Kami sudah memeriksa beberapa saksi dari rekan bobotoh, anggota (polisi) yang melakukan penjagaan di lokasi (stadion), dan saksi dari pihak manajemen Persib Bandung," Ia melanjutkan.

"Perkara sedang berlangsung dalam tahap penyidikan. Kami mohon doa warga Bandung dan jawa barat agar proses penyidikan ini cepat selesai," pungkasnya.

Diketahui, dua orang pendukung Persib Bandung yang meninggal dunia tersebut bernama Sopiana Yusup, warga Bogor dan Ahmad Solihin warga Cibaduyut, Bandung.

Nyawa mereka melayang diduga setelah terjebak di tengah massa yang berdesakan di area pintu masuk stadion saat pertandingan fase grup Piala Presiden antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya pada 17 Juni 2022 lalu.

Baca juga:
Dua Bobotoh Tewas, Ini Pesan Gibran Jelang Laga Derbi Jateng
Kabar Duka dari Stadion GBLA
Duduk Perkara 2 Bobotoh Tewas saat Laga Persib-Persebaya di Stadion GBLA
Dua Suporter Tewas saat Berdesakan Nonton Pertandingan Persib Vs Persebaya
Ngobrol Seru Suporter BRI Liga 1: Pentolan Bobotoh, Yana Umar Ungkap Persib Pernah 'Bantu' Persik Juara Liga Indonesia 2003

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini