Penyuap Bowo Sidik Segera Disidang

PERISTIWA | 13 Juni 2019 16:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Marketing Manajer PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK) Asty Winasti akan segera disidang. Penyuap anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso itu akan menghadapi dakwaan pada, Rabu 19 Juni 2019, pekan depan.

"Sidang terhadap terdakwa Asty Winasti akan dilakukan pada hari Rabu, 19 Juni 2019 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakarta Pusat," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (13/6).

Febri mengatakan, dalam sidang dakwaan nanti jaksa penuntut umum pada KPK akan menguraikan proses suap yang dilakukan Asty kepada Bowo Sidik terkait distribusi pupuk.

"Selain peran terdakwa , juga akan diuraikan peran pihak lain di perusahaan yang dalam pemberian suap tersebut," kata Febri.

Sebelumnya, KPK menetapkan anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk. Selain Bowo, KPK juga menjerat dua orang lainnya yakni Marketing Manager PT. Humpuss Transportasi Kimia (PT. HTK) Asty Winasti, dan pegawai PT. Inersia bernama Indung.

KPK menduga ada pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait kerja sama pengangkutan bidang pelayaran untuk kebutuhan distribusi pupuk menggunakan kapal PT HTK.

Dalam perkara ini, Bowo Sidik diduga meminta fee kepada PT Humpuss Transportasi Kimia atas biaya angkut yang diterima sejumlah USD 2 per metric ton. Diduga, Bowo Sidik telah menerima suap sebanyak tujuh kali dari PT Humpuss.

Total, uang suap dan gratifikasi yang diterima Bowo Sidik dari PT Humpuss maupun pihak lainnya yakni sekira Rp8 miliar. Uang tersebut dikumpulkan Bowo untuk melakukan serangan fajar di Pemilu 2019.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Penyuap Bowo Sidik di Kasus Suap Distribusi Pupuk Segera Diadili
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bowo Sidik Pangarso
KPK Periksa Anggota DPR Eka Sastra Terkait Kasus Bowo Sidik
Kasus Distribusi Pupuk, KPK Panggil Sekretaris Bowo Sidik Pangarso
KPK Panggil Anggota Komisi VI DPR Terkait Kasus Distribusi Pupuk
Diperiksa KPK, Sekjen DPR Mengaku Dicecar Soal Keanggotaan Bowo Sidik Pangarso

(mdk/eko)