Per 11 Juli, Pasien Corona RS Wisma Atlet 1.145 dan RSD Pulau Galang 57 Orang

Per 11 Juli, Pasien Corona RS Wisma Atlet 1.145 dan RSD Pulau Galang 57 Orang
PERISTIWA | 11 Juli 2020 11:04 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami pengurangan. Pasien diketahui berkurang 4 orang, dari semula 1.149 orang menjadi 1.145 pasien.

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet pada Sabtu 11 Juli 2020, hingga pukul 08.00 WIB, rawat inap berkurang 4 orang semula 1149 orang menjadi 1145 orang," kata Perwira penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangannya, Sabtu (11/7).

Dia menjelaskan, untuk pasien rawat inap, terdiri dari 669 pria dan 476 wanita. Untuk pasien yang dinyatakan positif secara swab sebanyak 1.050 orang, positif rapid test sebanyak 94 orang dan PDP 1 orang.

"Pasien swab berkurang 67 orang, semula 1117 orang menjadi 1050 orang. Lalu pasien rapid test bertambah 65 orang, semula 29 orang menjadi 94 orang. Pasien PDP 1 orang dan pasien ODP nihil," jelasnya.

"Rekapitulasi pasien Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 23 Maret sampai dengan 11 Juli 2020, pasien terdaftar 6.130 orang. Pasien keluar 3.906 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 154 orang, pasien pulang atau sembuh 3.749 orang dan meninggal 3 orang," sambungnya.

1 dari 1 halaman

RSD Pulau Galang

galang

Selain itu, untuk jumlah pasien yang berada di RSD Pulau Galang sebanyak 57 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 39 pria dan 18 wanita. Untuk pasien yang positif Covid-19 sebanyak 15 orang, PDP 7 orang dan ODP 35 orang.

"Pasien rawat inap berkurang 4 orang, semula 61 orang menjadi 57 orang pulang. Pasien Covid-19 berkurang 2 orang, semula 17 orang menjadi 15 orang. Pasien PDP berkurang 1 orang, semula 8 orang menjadi 7 orang dan pasien ODP berkurang 1 orang, semula 36 orang menjadi 35 orang," ujarnya.

"Rekapitulasi pasien TMT 12 April sampai dengan 11 Juli 2020 pukul 08.00 Wib, pasien terdaftar sebanyak 390 orang, pasien rujuk ke RS lain 2 orang, pasien pulang atau sembuh sebanyak 331 orang dan meninggal nihil," tutupnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Pemerintah Dituntut Ciptakan Terobosan Baru Atasi Covid-19 dan Dampaknya ke Ekonomi
Ada Virus Corona, Anggaran Gemuk Kemhan Jadi Sorotan
Kritik Faisal Basri: Ekonomi Sangat Bergantung Pada Penanganan Pandemi
Virus Corona Ancam Indonesia Kehilangan Status Negara Menengah Atas
Faisal Basri Sentil Pengadaan Bansos Sembako Corona Tak Berdayakan UMKM
Saat Covid-19 'Menyerang' Sekolah Prajurit
Dokter RS Sultan Agung Semarang Meninggal Akibat Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami