Perahu cepat bawa 15 TKI diduga ilegal tabrakan di perairan Sungai Melayu

Perahu cepat bawa 15 TKI diduga ilegal tabrakan di perairan Sungai Melayu
PERISTIWA | 23 Januari 2018 22:44 Reporter : Nur Aditya

Merdeka.com - Tabrakan antar-speedboat terjadi di perairan Sungai Melayu antara Sebatik di Nunukan Kalimantan Utara dengan Tawau Malaysia, Selasa (23/1). Dari 15 orang penumpang diduga TKI ilegal yang hendak menyeberang ke Tawau, empat di antaranya dirawat di Puskesmas Sungai Nyamuk akibat luka-luka. Sementara 11 penumpang yang selamat telah kembali ke rumah penampungan di Sebatik dan Nunukan.

"Ada total 15 penumpang speedboat, sebagaimana disampaikan motoris speedboat dan juga korban," kata Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Octavianto, Selasa (23/1) malam.

Adapun keempat korban luka adalah Andre Aditya (37) warga Sebatik Utara, Dominggus Kosmos (37) warga Nusa Tenggara Timur (NTT), Cius Pius (28) warga NTT, serta Moses (27) warga Timor.

"Dugaan sementara, lokasi kejadian di perairan Sungai Melayu Malaysia. Sementara speedboat yang menabrak, belum diketahui identitasnya karena pascakejadian tidak diketahui keberadaannya," ujar Octavianto.

Diduga keseluruhan penumpang speedboat nahas itu merupakan TKI ilegal yang berlayar menuju Tawau, tanpa dilengkapi dokumen keimigrasian.

"Sungai Melayu merupakan jalur sungai yang berada di kawasan Malaysia, sebagai pembatas langsung Sebatik Malaysia dan Sebatik Indonesia. Sehingga digunakan sebagai jalur lalu lintas oeang dan barang secara ilegal," demikian Octavianto. (mdk/cob)

Baca juga:
Lambung bocor, kapal penarik tugboat tenggelam di Sungai Musi
Penenggelaman kapal ala Menteri Susi, didukung rakyat dikritik pejabat
TKP tenggelamnya speedboat di Banyuasin setiap tahun makan korban
Wajah rusak dimakan ikan, korban speedboat tenggelam sulit diidentifikasi
Kabur usai diterjang ombak, pengemudi speedboat diburu polisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami