Perampok Toko Emas di Magetan Ternyata Residivis Penusuk Mantan Bupati Madiun

PERISTIWA | 24 Agustus 2019 21:15 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Pelaku perampokan berinisial YT (41) yang ditangkap oleh warga usai merampok toko emas Dewi Sri di Jalan Raya Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, ternyata merupakan pernah mendekam di penjara. Ia dihukum lantaran pernah menusuk bupati kala itu.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Buntoro dikonfirmasi mengenai track record pelaku tidak membantahnya. Ia menyatakan, YT merupakan pelaku penusukan mantan Bupati Madiun, Muhtarom saat itu.

"Ya pelaku memang residivis, penusukan mantan bupati," katanya, Sabtu (24/8), ketika dihubungi merdeka.com.

Dia menjelaskan, warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun tersebut terjerat kasus penusukan mantan Bupati Madiun pada Desember 2009 lalu. Pelaku menusuk perut Muhtarom menggunakan obeng pada saat acara dialog Bakti Sosial Terpadu (BST) pada 22 Desember 2009 silam.

"Iya, dulu pernah ditahan. Kena setahun setengah kalau tidak salah. Nusuk Mbah Tarom (mantan Bupati Madiun) menggunakan obeng," katanya.

Menurutnya, YT menusuk Mbah Tarom karena ketidaksukaannya. "Mengobral janji. Pelaku akhirnya emosi. Saya masih mempelajari BAP nya yang dulu,"katanya.

Dia mengatakan, pelaku divonis selama 18 bulan. Dan keluar pada 2010 lalu. Saat itu pelaku juga tidak mengajukan banding.

Sebelumnya, warga di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan dibuat geger peristiwa perampokan di Toko Emas Dewi Sri. Beruntung, aksi tersebut dapat digagalkan massa di sekitar tempat kejadian.

Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai, menjelaskan pelaku diketahui bernama YT (41), warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Ia diketahui datang ke toko emas seorang diri menggunakan motor. Setiba di depan toko, pelaku langsung melompat dari etalase dekat kasir.

Pelaku pun berhasil membawa gelang, cincin dan kalung. Selain itu juga berhasil membawa uang sebesar Rp10 juta. Namun, saat pelaku mau melarikan diri dengan sepeda motor, beberapa warga berupaya mengadang. Pelaku dan warga pun sempat beradu pukul, hingga menyebabkannya tersungkur dan dimassa.

Baca juga:
Motor Pelaku Diadang, Warga Gagalkan Perampokan Toko Emas di Magetan
Terlibat Kriminal di Malaysia, Rampok Emas Balaraja Batal Dibawa ke Indonesia
Sebelum Toko Emas, Dua WN Malaysia Rampok SPBU di Balaraja
Diduga Terkait Teroris, Perampok Emas di Magetan Masih Ditelusuri
2 Perampok 6 Kilogram Emas di Balaraja WN Malaysia, Ditangkap di Negaranya

(mdk/lia)