Perampokan marak, Polres Bandung periksa senpi organik

PERISTIWA | 23 April 2012 15:45 Reporter : Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata, Polrestabes Bandung akan memeriksa senjata api (senpi) organik milik anggotanya. Pemeriksaan itu buntut dari aksi perampokan bersenpi yang terjadi di Kota Bandung belakangan ini.

"Kami akan memeriksa senjata organik milik anggota kami," kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung AKP Rosdiana di Mapolrestabes Bandung, Senin (23/4).

Namun, kata Rosdiana, waktu pemeriksaan belum ditentukan pelaksanaannya. "Ini hanya antisipasi saja. Jangan sampai ada penyalahgunaan (senjata) di tubuh anggota," terangnya.

Dia menjelaskan, pemeriksaan senpi ini dilakukan guna menghindari peminjaman senjata api kepada pihak yang tidak bertanggung jawab atau pun penempatan senjata yang tidak pada tempatnya sehingga ada orang lain selain pemiliknya yang menggunakan.

"Ini tentu harus diantisipasi," ungkapnya.

Saat ditanya senjata yang digunakan perampok bersenpi yang terjadi beberapa waktu lalu, ia menduga senjata itu adalah senjata rakitan. Dari kedua insiden yang menewaskan mahasiswa Unpar, Harindaka,, dan melukai Istri Kolonel Resminta ditemukan peluru kaliber 38 dan kaliber 22.

Dia menambahkan pihaknya tetap akan mengusut tuntas aksi perampokan bersenpi ini. "Karena itu bagian dari komitmen kepolisian," ujarnya.

(mdk/ren)